Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Augustd
  • WpView
    Reads 1,080
  • WpVote
    Votes 737
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 19, 2023
"Langit, bisakah kau turunkan hujan." Byuur Lyra yang sedang berjongkok di depan kolam terbengkalai milik sekolahnya kini harus menyesali do'anya barusan. "Udah kan?" Sosok jangkung berseragam khas milik ketua OSIS berdiri tegak tanpa wajah berdosa, pemuda itu malah bertanya dengan polos pada junior yang baru saja ia semprot dengan selang air. Lyra menatap horor dengan wajah yang sudah terdistorsi pada sosok pelaku tak ber-prikemanusiaan itu, bagaimana bisa ia disiram disiang bolong seperti ini?! Dan ini masih jam sekolah!! Sedangkan pemuda yang mendapat tatapan membunuh hanya acuh sambil mematikan keran air, bahkan tanpa perlu repot-repot untuk menoleh kebelakang, dirinya berlalu meninggalkan Lyra yang masih mematung akibat shock. 1 2 3 "Kak Langit!!!!" Butuh tiga detik untuk gadis itu menyadari bahwa pemuda yang selalu berwajah datar tanpa ekspresi itu telah melarikan diri. . . . . . . . . Original story : Leonlyyy Cover : Leonlyyy 🏅🥇 #1 in esema(21-02-2023) #3 in Lyra (08-03-2023) #20 in anaksekolah(17-02-2023) #32 in Langit (19-03-2023) #50 in Kocak (24-02-2023)
All Rights Reserved
#33
esema
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓]
  • Langit Senja [end]
  • [✓] - Dari Semesta [COMPLETED]
  • Langitra
  • Gadis Hujan [TAMAT]
  • LANGIT [OPEN PRE-ORDER]
  • DIA (Completed)
  • sᴋʏ ʟɪғᴇ  [ON GOING]
  • LANGIT & AMERTA [End]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines