ALEXANDER YUDHISTIRA

ALEXANDER YUDHISTIRA

  • WpView
    Reads 861
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 25, 2023
"Saya mencintai kamu, Ra. sungguh" Alex menatap wanita itu dengan sendu, ia berharap wanita itu akan berubah pikiran saat ini. "Aku tau Alex. Aku juga merasakan hal yang sama, tapi kita tak bisa bersama" Wanita itu memalingkan wajahnya, ia tak sanggup menatap wajah pria yang ada di depannya ini. "Kenapa? Aku mau jika harus mengikutimu, Ra" Alex berkata dengan sungguh-sungguh. "Alex, aku tak bisa menyuruhmu untuk memilih antara aku dan tuhanmu sebagaimana aku tak ingin melakukan itu. maaf Alex, aku yakin kau bisa mendapatkan yang lebih baik dariku" Wanita berhijab itu pergi meninggalkan Alex sendirian disana. Ia menangisi keputusan berat yang ia ambil hari ini. Alex menatap kepergian wanita itu denga tatapan nanar, ia tak menyangka harus merasakan rasa ini untuk kedua kalinya. Perasaannya hancur seiring banyaknya langkah yang perempuan itu lakukan untuk menjauh darinya.
All Rights Reserved
#131
pergi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • GARIS LUKA
  • Daddy Sitter 21+ (END)
  • SUGAR DADDY | 21+ (END)
  • Jodoh untuk Mas Dokter
  • Tak Seiman Cinta Dan Lukanya
  • I Love My Little Sister

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines