Cerita Random Alisha

Cerita Random Alisha

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 26, 2023
Cerita Random Alisha-menceritakan banyak dari setiap kejadian janggal yang Arkan buat, kadang menggetarkan hati, atau membuat banyak tanda tanya di kepala. Bahkan yang terakhir itu lebih sering, karena dia hanya ingin berpikir sehat dari semua kejanggalan yang di buatnya. Lelaki teman sekantornya yang entah mengapa sering muncul di kehidupannya itu. Entah di kantor, pasar, bahkan di saat dia mengantarkan mamanya menghadiri sebuah acara. Lalu bagaimana dengan semua kejadian itu? Apakah seringnya pertemuan itu menghadirkan sebuah rasa? Atau bahkan lebih dari sekedar rasa?
All Rights Reserved
#5
temankantor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Senja Terlambat
  • Senandika : Titik Temu
  • JEON UNTUK ALISHA
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • RAKASYA [TERBIT]
  • The One Who Was Never Mine
  • PLuto (Kembali)
  • TVSL - The Villainess's Second Life
  • Giona: Second Lead My Husband

Di tengah rutinitas kantor yang membosankan, pertemuan tak terduga terjadi antara dua orang yang dulu hanya saling kenal sebatas nama-teman dari teman, tanpa jejak kenangan berarti. Tapi waktu mempermainkan takdir. Mereka kembali dipertemukan, kali ini dalam ruang yang lebih sempit: satu kantor, satu tim, satu dunia kecil yang membuat jarak di masa lalu perlahan menghilang. Seiring hari berganti, obrolan ringan berubah menjadi kebiasaan, tawa jadi penenang, dan diam jadi pengertian. Tanpa sadar, sang lelaki jatuh cinta. Namun hatinya tertahan-bukan karena kurang keberanian, tapi karena realita: perempuan itu telah memiliki seseorang yang menunggunya di altar. Ia mencintainya dalam diam, mendampinginya dalam bayang. Ia hadir dalam setiap senja, berharap waktu bisa mundur, atau setidaknya berhenti sejenak. Tapi hidup tak menunggu, dan pernikahan tetap berjalan. Di satu senja, ia sadar-ia datang terlalu terlambat. Cinta itu bukan miliknya. Dan yang tersisa hanyalah kenangan dari apa yang mungkin bisa jadi, tapi tak pernah benar-benar terjadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines