Dikala Hujan

Dikala Hujan

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 13, 2024
Mikheila Hadid tidak pernah percaya soal cinta pandangan pertama. Cinta pandangan pertama, terlalu klise kedengarannya. Namun semua berubah saat Ia bertemu dengan seorang cowok bertubuh jangkung yang mempunyai tatapan mata tajam saat pengambilan buku di perpustakaan sekolah. Hardian Nadif, cowok dengan tatapan tajam yang membuat seorang Mikheila Hadid jatuh cinta. Mikheila yang sudah terlanjur jatuh cinta tidak peduli dengan seberapa red flagnya Nadif. Pertama kali saat mendapat pesan melalui dm Instagram dari Nadif, Khail senang bukan kepalang. Ia mengira Nadif mendekatinya karena Nadif suka dengannya. Namun Nadif punya maksud lain, bukan karena Nadif menyukai Khail. Setelah dua kali merasa dikecewakan oleh Nadif, akhirnya Khail sadar. Ia tidak bisa menerima kembali Nadif jika nanti Nadif datang ke kehidupannya lagi. Kheil hanya memberikan dua kali kesempatan untuk siapapun, bahkan untuk Nadif sekalipun, cowok yang Ia cintai. Setelah kesempatan kedua Kheil akan menganggap semuanya selesai. "Dengan ini ku harap segalanya selesai meskipun tidak pernah kita mulai, 10 bulan itu berkesan saat bersama kamu. Tapi kamu perlu tau Nadif, melupakan itu susah. hampir satu tahun, semua tentangmu... ah sudahlah tak perlu diteruskan kalimat ini. Kamu berhak bahagia begitupun aku."
All Rights Reserved
#486
cheating
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • My Love Is You [Lengkap ✓]
  • HAFI & NABILA [REVISI]
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • DAYANA
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • MOMENT[On GOING]
  • Daffodil
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines