Garendra's Edelstein (END)

Garendra's Edelstein (END)

  • WpView
    LECTURAS 1,757,333
  • WpVote
    Votos 70,757
  • WpPart
    Partes 47
WpMetadataReadConcluida mar, sep 24, 2024
⚠️Brothership Area⚠️ Hai.. hai.. haii.. My first story gaiss Baca yukk gratiss kok hahaha Karena tak kenal maka tak sayang dan kalo kenal siapa tau nyaman kita kenalan dulu ya.. My name Auzora Shafafa Putri, you can call me Caca. Salken gais Coba baca deh seru kok menurutku hehe, Mau tak buat pendek aja paling g sampe 30 chap tapi kalo bisa lebih kenapa engga yekan
Todos los derechos reservados
#282
dot
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Salsabila🌻
  • Rannia√
  • Fuck Boy
  • The Malfoy's
  • Ghanas [On Going]
  • ARGA

Aku yang selalu saja berada lingkup keluarga yang bisa dibilang toxic. Papa yang selalu mengurungku dalam rantai yang diciptakannya. Semua kegiatan yang akan aku lakukan harus seizin papa dulu. Aturannya yang begitu banyak menuntutku harus tunduk dibawah kuasanya. Anak perempuan harus dijaga lebih ketat dan diberitahu lebih jelas bagaimana seharusnya dia berprilaku dan tidak membuat kedua orang tuanya malu. Kata kata itu yang selalu keluar dari mulut papa ku setiap kali aku membantah ucapannya. Mamaku pun tidak bisa berbuat banyak. Mama mungkin sama denganku begitu tertekan dengan segala aturan sang kepala rumah tangga. Akupun hanya bisa patuh dengan semua aturan papa. Aku bungsu dari 3 bersaudara. Mempunyai 2 saudara laki laki membuatku juga semakin tertekan. Kedua saudara ku sikapnya sama dengan papa. Aku yang selalu dipandang tidak mampu melakukan apapun tanpa bantuan dari mereka. Hanya seorang gadis remaja yang selalu harus dijaga dengan ketat. Padahal umurku sudah menginjak 17 tahun kelas 2 sma tapi masih saja dipandang bocah kecil. Sudah 17 tahun aku hidup dibawah kekangan papa dan kedua abangku. Sebenarnya sudah cukup muak dengan semua ini. Tapi akupun tidak mampu untuk membantah papa dan abang aku. Karna sedari kecil selalu didik agar tidak pernah membantah atau melanggar aturan papa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido