Favorite Doctor

Favorite Doctor

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 6, 2023
Anara tak menyangka hidupnya akan berjalan di luar dugaan. Menikah muda bukan salah satu goals yang ingin dia wujudkan di usia 22 tahun ini. Memang benar, dirinya menyukai cerita Wattpad yang berbau pernikahan di usia dini, tapi tidak terjadi di kehidupan nyata juga! "Mi, please, bilang ini cuma prank. Masa Nara ngelangkahin Mas Juan, sih? Mami, ayolah, Nara baru mau lulus kuliah, lho." Anara terus merengek ke pada ibunya ketika mendengar perjodohan konyol itu. Mami menatap jengah Anara, anak gadisnya ini tidak berhenti merengek sejak seminggu lalu. "Berisik, deh, Kak. Bukannya kamu sering teriak-teriak gak jelas minta pengen nikah pas baca novel, ya?" "Iya, tapi gak buat dijadiin kenyataan juga, Mami. Itu tuh cuma reaksi kesalah tingkahan aku saja. Mami please, jangan yaa. Nara masih mau bebas." "Enggak, keputusan Mami sama ayah kamu udah bulat. Gak ada negosiasi. Lagian calonmu itu idaman para mertua, dokter muda, masa iya mami lepas begitu aja? Jangan ngarep kamu!" Dan, ya, beginilah kehidupan dunia nyata, tidak akan semudah dalam dunia fiksi.
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Kami yang Berdosa
  • Marriage Is Scary Or Happy?
  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • Menjadi Istri Antagonis
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Rendra & Lila [END]
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Crazy Marriage

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines