Can I?
  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 10, 2024
Namanya Ardan. Laki-laki yang baru kukenal saat di SMA. Laki-laki yang humoris saat awal bertemu. Laki-laki pertama yang ku posting di Instagram. Dan, laki-laki pertama yang mengenalkan ku pada apa yang disebut "Cinta" sekaligus menjadi luka pertamaku karena "Cinta" itu. *Ini cerita pertamaku, yg terinspirasi dari kisah aku sendiri😸
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ARDHANI [ On-going ]
  • An unexpected meeting
  • You Are My Destiny
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • The Salad Days [Completed]
  • Our Tragedy
  • LEITHLEACH
  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • The turning of time (Ongoing)

Namanya Ardhani seorang kaum hawa yang berparas biasa saja namun masih pantas di katakan cantik. Hidup di keluarga yang sederhana bersama kedua orang tuanya dan seorang kakaknya bernama Eni di sebuah kota. Masa yang indah pada saat SMA tak dapat dirasakan sepenuhnya oleh Ardhani. Ia mendapatkan masa masa indah itu saat kuliah nya namun setimpal juga dengan masalah yang ia hadapi. Menebak kisah hidup sendiri memanglah epic tapi apakah kalian pernah menebak kisah hidup orang lain? Itulah yang dirasakan Ardhani saat kuliah ia dipertemukan oleh teman masa SMA nya dulu teman yang hanya kenal nama saja. Namun siapa sangka teman SMA nya adalah masa lalu sahabatnya Zen yang merupakan tetangganya. Semua cerita begitu rumit saat Ardhani mengetahui bahwa Zen memiliki masa lalu yang tak pernah ia ceritakan kepada Ardhani. Kecewa, sedih dan marah semua bercampur aduk menjadi satu di dalam hati Ardhani namun ia tidak bisa mengungkapnya, belum lagi masalah keluarga menjadi pelengkap masalahnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan