Aliyah
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 31, 2023
Ini adalah kisah perjalanan yang tidak terlalu panjang. Terus menerus berjalan dengan beberapa tahapan pengalaman yang terkadang lari dari kenyataan. Sebenarnya tulisan ini adalah imajinasi liar yang selalu saja memenuhi kepalaku. Seorang teman pernah berkata: "Hal yang paling liar dalam dirimu bukanlah pergaulanmu, tapi pikiranmu" Demikianlah perkataan itu sekaligus menutup dan menyelesaikan pertemanan kami. Di sisi lain dalam imajinasi liar ini terdapat beberapa fakta yang banyak ditemui pada kehidupan sehari-hari. Tulisan ini akan dihentikan ketika penulis sudah mulai bosan dan tidak peduli lagi dengan apa yang terjadi selanjutnya. Ini adalah tulisan pertama dengan cerita yang tidak jelas, sekaligus untuk mematahkan perkataan dari seorang mantan teman tadi. Dia harus tahu bahwa pikiran liarku adalah sebuah pengalaman yang sangat liar melebihi pikirannya tentangku.
All Rights Reserved
#56
aliyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akhir Penantian Diujung Senja
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • The Past Keeper : Maliaza Ambaraningdyah
  • Remembrance
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • I'm More Than Just A Princess
  • Elementum
  • Tanya Pada Waktu (On Going)
  • RUMAH SINGGAH ✔️
  • Six Names

Novel ini hanya berisi curhatan & sejarah hidupku. Selama ini aku selalu berbangga memiliki ingatan yang kuat, tetapi memasuki usia dewasa, aku mulai sadar ingatan ini mulai memudar. Seakan ingin lenyap, menjauh pergi, demi tunas memori baru. Oleh karena itu, sebelum ingatan ini benar-benar hilang, aku ingin mencurahkannya disini dengan harapan aku bisa membacanya lagi suatu hari nanti. Aku berharap novel ini bisa menjadi pelajaran, tentang bagaimana hebatnya Allah mengatur jalan takdir setiap hamba, bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik. Mungkin hari ini kita menangis meratapi nasib, tapi kemudian setelah waktu berlalu, Allah akan tunjukan alasan mengapa harapan itu bukanlah yang terbaik. Novel ini kupersembahkan untuk diriku sendiri, keluarga dan semua teman yang namanya tertulis didalamnya. Aku sangat mengapresiasi dan berterimakasih jika kalian berkenan mengizinkan nama asli kalian tertulis, agar para pembaca bisa mengkonfirmasi ke kalian akan kebenaran dari perjalanan hidup yang kutuang ini. Siapapun yang ingin mengembangkan pengalaman dalam novel ini, aku tidak keberatan justru aku sangat berterimakasih karena bagaimanapun aku belum punya pengalaman menghasilkan maha-karya. Mungkin sejarah hidupku tak seindah drama yang memiliki akhir bahagia & plot twist yang mengugah selera, terimakasih telah membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines