"Ini hari bahagiaku. Hari dimana aku dilahirkan. Dan hari...hari kehilangan...kehilangan segalanya!!", ujar Bryan dengan kepala tertunduk. Setetes air mata pun jatuh.
Bagi orang-orang, ulang tahun tentunya merupakan hari yang ditunggu-tunggu. Semua orang akan bahagia dan gembira saat tiba harinya. Tidak anak-anak tidak orang dewasa, semuanya menunggu hari bertambah umur tersebut.
Namun, pernyataan itu dibantah oleh Bryan. Saat ulang tahunnya yang ke-19, Bryan mengalami kejadian tragis yang tak terduga. Seharusnya, Bryan saat itu bahagia dengan senyum yang menghiasi wajahnya. Tapi, semua itu hanyalah ekspetasi belaka. Bryan harus menahan air mata dan belajar untuk mengikhlaskan. Tidak ada kata bahagia sedikit pun dalam dirinya saat itu. Dalam keadaan putus asa, Bryan tiba-tiba berpikir bahwa ada seseorang yang menjadi biang kerok semua itu. Bryan berusaha mencari tahu sosok perenggut kebahagiannya tersebut.
________________________________
Pengen tau ceritanya? Ayo langsung baca ! 🙌
HAPPY READING ✨
MAKASIH UDAH MAU MAMPIR ^_^
*Jika ada kesamaan nama tokoh, alur, latar, dan judul, itu semua ketidaksengajaan. Ini adalah karya saya sendiri.
Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah.
Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap?
Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya.
Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya.
Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik.
"Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!"
•••
This is my first story, don't plagiaze it!