Cinnamon Girl
Terjebak dalam pernikahan tidak di inginkan, bahkan di hari pertama mereka menikah pun Khavis tak segan menunjukkan pengkhianatannya. di malam yang seharusnya Hazel dan Khavis habiskan dengan penuh kehangatan pun hanya angan.
Atas semua perlakuan Khavis membuat perasaan Hazel goyah, dengan memilih bertahan dengan Khavis atau pergi dengan Asher sahabat dari Khavis sendiri.
Bukan kasihan atau memanfaatkan situasi, Asher hanya memanfaatkan celah dalam hati Hazel yang terlihat menginginkan kehangatan, perhatian dan janji setia.
"jika aku menjalin hubungan dengan mu maka aku tidak ada beda nya dengan bajingan itu."
dengan lengannya yang menangkup wajah cantik Hazel, asher mencoba meyakinkan nya.
"semua hal harus impas Hazel."keheningan meyelimuti kala Asher menjeda ucapannya dan Hazel tak kunjung menjawab apapun.
"kencanlah dengan ku, jadikan aku selingkuhan mu. Kau akan mendapatkan apa yang tak kau dapatkan dari suami mu itu. Kebahagiaan, cinta, perhatian, kasih sayang dan yang paling penting," Asher kembali menggantung ucapannya sebelum dia mengecup ujung hidung wanita yang ada di hadapannya.
"aku tidak akan menduakan mu, seperti apa yang suami mu lakukan."
Di detik itu juga Hazel tahu, semua yang di ucapkan Asher, semua yang di tawarkan pada nya bukan lagi hal yang benar atau salah melainkan sejauh mana Hazel berani mengambil resiko.
Bertahan tapi tersiksa atau pergi bermain dengan Asher yang penuh resiko.