Inevitable Feelings

Inevitable Feelings

  • WpView
    Reads 190,015
  • WpVote
    Votes 14,579
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 31, 2026
Anindya Githa Prameswari (Anin), mahasiswa matematika semester tujuh yang sedang bergelut dengan tugas akhir. Di masa-masa terakhir kuliahnya, dia ditunjuk menjadi ketua angkatan oleh teman-teman satu jurusan. Itu mengharuskan dia sering berurusan dengan seorang Rafiq Aidan Gunantara (Rafiq), yakni dosen pembimbing akademik yang baru sekaligus dosen pembimbing skripsinya. Kata banyak orang, Anin itu beruntung. Tentu saja, jalannya jadi lebih mudah karena dia hanya perlu menemui orang yang sama ketika membutuhkan bimbingan, baik itu untuk permasalahan akademik ataupun skripsinya. Tidak ada minggu yang Anin habiskan tanpa bertemu Rafiq. Selalu saja ada hal penting yang harus mereka bahas bersama. Itu membuat mereka jadi dekat dan semakin dekat. Orang Jawa bilang, "Witing tresno jalaran soko kulino." Sepertinya, itulah yang dirasakan Anin pada Rafiq. Sekalipun dosennya itu tak jarang membuatnya kesal, tetapi dia sulit untuk melawan perasaan yang perlahan tapi pasti terus tumbuh subur. Terlebih lagi, dia juga percaya diri kalau perasaannya mungkin terbalas. Namun, di saat Anin dan Rafiq berada pada hubungan yang mulai serius, dia justru dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit yang mengharuskannya menjauhi Rafiq sejauh-jauhnya. Mungkin juga, selama-lamanya. 🌷 "I believe that God created you for me to love. He picked you out from all the rest cause He knew I'd love you the best!" - Anindya Githa Prameswari. "I have fallen for you because of all those little things you are never aware of." - Rafiq Aidan Gunantara.
All Rights Reserved
#18
dosen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keep Your Smile
  • Boom Boom Heart
  • TEMPAT TEDUH ANINDHITA
  • I love You, Sir! [END DI DREAME]
  • Rannia√
  • Duda Lebih Menggoda (END)
  • More Than Senior
  • CHOOSE THE R PRINCE
  • ALLAND

Aluna, satu dari sekian banyaknya mahasiswi yang merasakan pahit-asamnya kehidupan perkuliahan. Tingkat kenormalannya jauh di bawah rata-rata namun masih memiliki sekian nol persen kesadaran bersama rekan-rekannya. Berimpian mulia ingin pergi umroh dari kupon kuaci yang sering ia beli meski tak pernah memakannya. Sayang, impian mulianya itu harus tergeser paksa akan suatu keadaan mendesak yang tak begitu penting. "Saya beri waktu kamu sebanyak yang kamu mau." Sumpah, padahal ia sudah berusaha mendorong orang itu sekuat tenaga. Tapi, apakah amarah itu bisa membuat kekuatan seseorang meningkat? "Bahkan sampai ajal menjemput?" Kenapa susah sekali melepas genggaman tangannya? Apalagi posisi keduanya cukup berbahaya, salah-salah bisa membuat orang salah paham ketika melihatnya. "Tidak selama itu, pertimbangkan dengan matang." Aluna menyeringai, sebelum pernyataan dan ancaman itu sudah bercampur, ia harus melakukan sesuatu yang lain. "Jawaban itu pasti akan datang dan akan sangat memuaskan anda. Tapi, jika saya juga merasakan hal yang sama." "Baiklah, mari kita lihat ke depannya." Start : Agustus20 Finish : 14 Maret21

More details
WpActionLinkContent Guidelines