KOWILHAN : 2007

KOWILHAN : 2007

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 11, 2023
Kisah tiga sekawan yang tumbuh dalam dekap Kowilhan. Menjalani pilar-pilar hari dengan canda tawa mencipta warna di setiap sisi Syuhbrasta. Semesta begitu restu atas genggam erat persahabatan mereka, meski terlahir dari sudut kehidupan yang berbeda. "Katanya kalo kita gunting kuku, terus kukunya kita kumpulin di dalam toples, sebulan kemudian bisa berubah jadi kunang-kunang lho." -Tisa "Masa sih?"-Oliv "Oke bentar, aku ambil gunting kuku biar kita coba!"-Racky Riuh mereka kerap memecah nyanyian jangkrik di malam hari, dan siangnya menggeparkan amarah tetangga yang tak mampu lagi tutup telinga karena petualangan imajinasi mereka. Kisah ini begitu apik, sampai tibalah hari yang tak pernah disangka, "Selamat tinggal kowilhan.." Kalimat itu membungkus kisah ini, dan persahabatan hanya menjadi sebuah sematan berupa kenangan. Bagaimanakah kisah persahabatan mereka dan Kowilhan? Selamat membaca✨
All Rights Reserved
#18
anak-anak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA SELAMANYA
  • The Game
  • My Class
  • [Complete] Fate in Chains
  • Three Targeted Girls!!
  • BHS
  • Sahabat Yg Telah Hancur! [End.✔]

Fattah dan Aqeela udah pacaran sejak SMP, lebih dari 4 tahun bersama, mereka bukan cuma sepasang kekasih tapi juga rumah satu sama lain. Aqeela yang cegil, bar-bar, dan nggak segan basmi siapa pun yang mendekati Fattah, berbanding terbalik dengan Fattah yang dingin ke semua orang kecuali ke pacarnya. Tapi kalau ada yang berani nyakitin Aqeela? Fattah bisa jadi lebih dari sekadar cowok dingin-dia bisa jadi psikopat yang siap membalas dendam. Di antara geng mereka yang super solid, ada banyak dinamika seru. Noel yang tiap hari ngejar Raisa dengan segala tingkah absurdnya, Jefan yang hidupnya penuh lawakan, Mohan yang dingin dan cuek, serta Harry yang diam-diam memperhatikan Sandy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines