Diary Ira

Diary Ira

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 11, 2023
Seorang remaja berusia 16 tahun tengah berlari memasuki rumahnya yang bergaya minimalis itu. " Bundaaaa ayra pulang!" ucap gadis itu sambil berteriak. Tidak ada sahutan. rumah itu terlihat sepi, seperti tidak ada seorang pun di dalam nya. "apa bunda ada di kamar ya?" tanya nya pada diri sendiri.Dengan langkah kecil ayra menuju kamar sang ibunda yang pintunya terlihat sedikit terbuka. lalu tanpa sengaja mata cantiknya menangkap sebuah buku tebal yang tergeletak di atas meja rias bunda nya yang sudah sangat berdebu. Dia berniat ingin mengambil buku itu dan melihat isinya. perlahan ia mengusap debu yang menghalangi tulisan di sampul depan buku itu dan membacanya. "Diary Ira.." Gumam nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penjara suci
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • LOVE U UNINTENTIONALLY [ON GOING]
  • I Want To Stay Close To You B!
  • Jane [OPEN PO]
  • DEAR LOVE
  • Aulia
  • You Are My Destiny
  • Arunicalla [TAMAT DI KARYAKARSA]

Mengenal indahnya kasih dan cinta membuat aku buta, awal yang manis bukan berarti memiliki akhir yang manis pula. Penghianatan yang aku terima menjadi belenggu gelap dalam hatiku. Dia temanku dan kamu kekasihku, kalian berdua bersatu diatas penderitaanku. Namun, sebuah cahaya yang belum aku inginkan datang kepadaku, demi kasih kepada orang tuaku, aku menerimanya. Seberkas cahaya itu perlahan menerangi hatiku sedikit demi sedikit meretakkan benteng pertahananku dan aku pun percaya. Tuhan mungkin tidak memberikan apa yang aku inginkan, melainkan apa yang aku butuhkan. Ikutin terus kisah ini dan INGAT, DILARANG KERAS MENJIPLAK KARYA INI!! 😊 maaf teralu barbar dikit😅

More details
WpActionLinkContent Guidelines