KONTRAKAN ANAK KECHE

KONTRAKAN ANAK KECHE

  • WpView
    LECTURES 423
  • WpVote
    Votes 208
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., mars 25, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Menceritakan tentang kehidupan para Anak-anak Kontrakan dengan tingkah random nya yang selalu menyinari setiap harinya. "Huffftt... Stress juga lama-lama gue disini." "Lah lu enak cuman ngurus 6 orang. Lah gue? 22 njirr, belum lagi ada bocah tiga tapi belum dateng, soalnya bandara lagi ngambek." "Bang, jangan sok yang paling stress dah. Gue aja ngurus 4 orang udah berasa jadi presiden yang ngurus rakyat yang suaranya kek toa!" Akankah ketiga orang tersebut dapat mempertahankan posisi mereka sebagai leader di kontrakan tersebut? Atau malah berakhir mereka bertiga memutuskan untuk log out dari kedudukan mereka di kontrakan? Selamat menyaksikan kerandoman para anak-anak Kontrakan Keche🐒😎 ============================= START : 02 February 2023 END : -
Tous Droits Réservés
#85
kontrakan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SAPTA HARSA {TERBIT} ✓
  • Linier [Babu Lee]
  • Musuh Atau Suami? [SOOBJUN]
  • SINKRON || BTS TXT Fanfic [TAMAT]✅
  • Yogurt Shake!
  • KONTRAKAN JJ ✔
  • You Are Worth [END]
  • [✓] SCHOOL SUCKS!! [NCT 00L]
  • Step Brother
  • Bian VS Papa ✔️

SERI KEDUA KLANDESTIN UNIVERSE [Sudah terbit & part masih lengkap] "Bang, tahun depan kalian umur berapa?" celetuk Aji yang bergabung dengan Haikal dan juga Marka di ruang tengah. Di tangannya menyangga gelas berisi jus jambu yang ia dapatkan dari hasil memohon pada Reihan. "22 kayaknya," jawab Marka. Sementara Haikal yang berbaring di sampingnya langsung menyahuti. "Kenapa nanya-nanya?" "Nanya aja, lo tahun depan umur berapa?" "Gatau," jawab Haikal tanpa ada minat menoleh, ia malah sempat melirik Marka yang kebetulan ia pinjam pahanya sebagai bantal, tapi setelah itu ia kembali menatap layar ponselnya. "Kok nggak tau sih? Umur sendiri juga." "Ya, umur mah nggak ada yang tau, Ji," jawab Haikal. ✨✨✨ "Kita adalah tujuh yang menjadi satu. Sukacita dan air mata. Bahagia dan pilu. Kita bisa saling berbagi. Klandestin Gang adalah sahabat, keluarga, dan rumah terbaik yang pernah ada." - Sapta Harsa, 2023

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu