Dont Look Back In Anger

Dont Look Back In Anger

  • WpView
    Membaca 45
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Feb 27, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Broken home. Kesedihan. Pengorbanan. Perjuangan. Cinta. Harapan. Birahi. Semua menjadi bumbu akan hidup yang kurasa tak semenyenangkan seperti harapannya. Semua terjadi begitu saja. People come and go. Setiap orang yang datang kupikir pembawa harapan. Setiap orang yang hadir kupikir ia tempat tinggal. Mereka sesuka hati datang tanpa permisi. Hingga aku bertanya, siapakah yang akan tinggal dan kusinggahi selamanya...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Echoes Of Goodbye (END)
  • OUR PROMISE
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • RASA
  • Janji yang Menemukan Rumah
  • [END] When the Stars are Tired
  • GRIZLEN {On Going}
  • Could you be a home for me? [TAMAT]

Sembuh bukan tentang menemukan cinta baru, bukan pula tentang melupakan jejak yang pernah tertinggal. Sembuh adalah seni merangkul luka tanpa membiarkannya menguasai, membiarkan kenangan tetap ada tanpa menjadikannya belenggu. Bukan proses yang bisa kupaksa atau percepat, melainkan perjalanan sunyi yang penuh riak-riak ingatan-tentang tawa yang dulu menghangatkan, tentang janji-janji yang kini hanya gema di lorong waktu. Aku tahu, kamu pernah menjadi rumah, tempatku pulang tanpa ragu. Namun, rumah itu kini hanya bayangan, berdinding sunyi dan berisi ruang-ruang kosong yang tak lagi menyambutku. Aku tidak ingin menghapus setiap memori, karena bagiku, kenangan adalah musim yang datang dan pergi-tak perlu diusir, hanya perlu diterima. Maka aku memilih berjalan, bukan untuk meninggalkan, tapi untuk melangkah dengan luka yang sudah kujinakkan, dengan hati yang tidak lagi mencari, tapi mengerti bahwa tidak semua yang hilang harus ditemukan kembali. -Sharfina

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan