Hanya Sebuah Luka

Hanya Sebuah Luka

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 2, 2023
Benci, Marah, Balas dendam, Bunuh diri... Hanya beberapa kata yang selalu terlintas dalam pikiranku. Aku benci dengan takdirku. Aku ingin mengakhiri hidupku. Tapi!! Bagaimana caranya? Bunuh diri? tapi aku tidak percaya dengan diriku sendiri. Benci dengan takdir Marah dengan keadaan Balas dendam kepada siapa Bunuh diri. Sebuah kata yang tidak berani aku kerjakan. Hidup yang menyedihkan, tidak ada yang peduli dengan apa yang aku jalani. Bahkan keluargaku saja bodo amat terhadap diriku sendiri, melainkan mereka mendukung terhadap penderitaan yang aku alami. semuanya hancur sehancur hancurnya. tidak di rumah atau sekolah semuanya sama saja. Hanya sebuah tangisan di tengah malam yang bisa membuatku tenang.
All Rights Reserved
#28
gadismalang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • TERESSIA [psychopath] (COMPLETED)
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Senja yang mendung
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Terluka

Takdir adalah kekuatan yang tak bisa dihindari, sebuah kenyataan yang hadir tanpa pemberitahuan. Beberapa orang mungkin merasa kesulitan untuk menerima jalan hidup yang sudah digariskan untuknya, berjuang melawan kenyataan yang terasa begitu keras. Namun, kita sebagai manusia, pada akhirnya harus mampu menerima takdir yang telah ditentukan. Walaupun terkadang takdir tidak memberikan jalan yang indah, kita harus percaya bahwa pilihan Tuhan lebih baik dari apa yang bisa kita rencanakan. Karena pada akhirnya, segala sesuatunya akan indah pada waktunya, meskipun prosesnya tidak selalu mulus. Hidup ini ibarat bunga yang mekar di musimnya, namun tak lama kemudian akan layu. Meskipun bunga itu akhirnya hilang, kenangan akan keindahannya tetap terpatri dalam ingatan. Begitu pula dengan setiap momen dalam hidup. Setiap pertemuan, setiap perpisahan, meskipun membawa kesedihan, tetaplah menjadi kenangan yang berharga. Namun, jangan khawatir, karena setiap waktu yang berlalu akan membawa kebahagiaan baru, seperti bunga lain yang akan mekar di musim yang berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines