Scope Of Life (NHS 2)

Scope Of Life (NHS 2)

  • WpView
    مقروء 881
  • WpVote
    صوت 148
  • WpPart
    فصول 7
WpMetadataReadللبالغينمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: جمعة, يونـ ١٣, ٢٠٢٥
Jangan lupa Follow💐 ⚠️Area 19+⚠️ (ini lapaknya Zhera And Ardan) NHS 2 ____________ "Seluruh bagian tubuh lo! Hanya milik Ardan seorang bitch!" ~Ardan "Keparat lo!" ~Zhera **** "Jangan lupa hadia gue besok yah beb," ucapnya mengerlingkan mata, mengalungkan lengannya di leher Ardan. "Lo mau apa?" Tanya Ardan memeluk Zhera. "Baby? Maybe?" Zhera mengangkat bahunya. "Jangan buat gue gila bitch!" Umpat Ardan memajukan wajahnya lebih dekat. Zhera tersenyum miring, gadis itu memajukan wajahnya melumat pelan bibir ping alamai milik Ardan. Zhera melepas pangutan itu karena Ardan tidak meresponnya sama sekali, "Gue suka sama lo," gadis itu berucap lirih, "Tapi lo selalu mengabaikan ungkapan perasaan gue," Ardan menatap Zhera dalam-dalam, "Karena gue punya pacar," ucapnya. Gadis itu mendengus melepas pelukannya dari Ardan, "Bajingan lo!" ~~~~~~~~~~~~ Jangan lupa baca Zharen And His Life sebelum baca story ini.
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • BarraKilla
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • Janji Sepasang Bintang (SELESAI)
  • CLOSER
  • WHO ?
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Arsyilazka
  • dimana janji tersebut
  • Daniel
  • Sejarah Kita

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى