Genggam

Genggam

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 25, 2023
Terlalu banyak hal yang membuat orang takut melangkah lebih jauh. Pikirnya, berjalan pelan saja masih bisa terjatuh, apalagi berlari dan melaju dengan kecepatan yang tak biasa demi mencapai orang yang bisa disebut tepat untuk berlabuh? Bukan perkara tepat waktu, beberapa orang hanya menginginkan waktu yang tepat. Bukan perkara mudah untuk menikah, karena sudah menikah pun masih ada kemungkinan untuk berpisah. Enggar dan Lydia, salah dua orang yang memiliki pikiran sempit tentang konsep pernikahan. Rumah tangga, membentuk keluarga, memiliki anak, dan hidup bahagia selamanya. Apakah itu bisa? "Bullshit!" Katanya. ---- Cerita ini murni atas pemikiran penulis, harap bijak dalam membaca dan menanggapi. Kotak kritik dan saran dibuka lebar. Tidak untuk dibajak atau ditulis ulang. Terimakasih. Selamat membaca! 🌞
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersamamu
  • Oh My Husband (Continuous Story)
  • TO BE YOURS - JENLISA [G!P] ✓
  • SECOND CHANCE | LEE JENO
  • Caged by His Love ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Marriage Life || Lee Felix ✓
  • A Bond of Love; Nomin.
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • At The Wrong Crossroads [bluesy]
Bersamamu

LENGKAP! Follow akun ini dulu sebelum baca. Raden terpaksa menikahi Ratih karena perempuan itu hamil anaknya. Raden biasanya selalu lembut dan sopan kepada hampir semua perempuan, tetapi hanya pada Ratih ia bersikap berbeda; kasar. Bersamamu; ialah kehancuran yang nyata. Reruntuhan dari mimpi dan harapan yang rasanya tak bisa lagi kugenggam. Kita ini apa? tanyaku kala itu. Kamu menjawab, "jalani saja dulu." Namun, semakin kita menjalani hubungan ini, aku jadi semakin tahu bahwa sebenarnya; kita tak pernah punya tujuan yang sama. Memaksakan genggaman tangan kita sama saja dengan menikam pisau tepat di jantungku sendiri. I know the love inside you is not me, but what do I do? [Akan diupdate secepat yang penulis bisa agar cepat tamat] • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines