FREEDOM

FREEDOM

  • WpView
    Reads 425
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 1, 2024
WpInfo
Fanfic
Charlotte seorang gadis yang memiliki garis keturunan albino dengan masa lalu yang menyedihkan. Keadaan memaksanya untuk menjadi orang yang tidak mengenal rasa. Karena itu ia memilih untuk membangun dinding demi melindungi dirinya dan sekitarnya, serta menutup rapat tentang privasinya. Akan tetapi, Ia sendiri menginginkan kebebasan. Bagi Charlotte, keluarga adalah segalanya. Oleh karena dinding yang ia bangun, semakin hari semakin jauh dari hangatnya keluarga. Hingga Charlotte dipertemukan oleh tujuh pria yang membuat harinya berubah. Perlahan ia mulai kembali kepada dirinya yang dulu. Namun, justru kehadirannya menjadi sumber masalah yang membuat karir ketujuh pria itu jatuh, dan diasingkan oleh masyarakat. Akankah mereka terbebas dari pandangan publik? Terlebih kepada Charlotte, akankah kebebasan berpihak kepadanya?
All Rights Reserved
#303
byun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • E C L I P S E D
  • HIDDEN THREADS
  • Dreams
  • Owner Of My Heart
  • Cegil Komplek [00L]
  • Belenggu Di Ujung Lara (terbit)
  • ARAKHA

Judul awal (VanderVictoria) Charlotte Victoria adalah lambang kesempurnaan dalam dunia yang tak pernah memberinya pilihan. Gadis anggun dari keluarga old money, hidup di balik dinding megah dan peraturan ketat sang ibu yang terobsesi pada status sosial. Ia tersenyum di depan publik, tapi hatinya diam-diam merindukan sesuatu yang nyata-sesuatu yang bebas. Lalu datanglah Evander Maverick. Ketua geng motor yang hidupnya berkebalikan dari Charlotte. Liar, bebas, tak terikat siapa pun atau apa pun. Dunia Evander dipenuhi suara mesin, luka lama, dan pilihan yang selalu ia buat sendiri, tanpa peduli benar atau salah. Charlotte dan Evander tidak seharusnya bertemu. Tapi semesta punya cara aneh mempertemukan dua dunia yang begitu berbeda-langit yang tenang dan jalanan yang gaduh. Dia sopan, dia brutal. Dia rapi, dia berantakan. Tapi di antara semua perbedaan itu, mereka mulai menemukan satu kesamaan: keinginan untuk bebas dari dunia yang membatasi mereka. Namun, cinta saja tak cukup. Apakah perasaan bisa melawan realita? Atau perbedaan akan jadi jurang yang terlalu dalam untuk dilompati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines