Ada/Tiada (On-Going)

Ada/Tiada (On-Going)

  • WpView
    Membaca 197
  • WpVote
    Vote 28
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 26, 2023
Ini adalah cerita yang aku buat kala gabut. Cerita ini sudah lama sekali muncul di note ponsel pintarku, mungkin sudah sekitar 1-2 tahun yang lalu, atau bahkan lebih? Ntahla aku sudah lupa. Kisah ini kurang lebih memiliki alur dan plot yang umum digunakan pada fiksi-fiksi remaja lain, hanya saja dicerita ini aku ingin mengingatkan kembali tentang perjalanan hidup, lebih tepatnya pada waktu peralihan ketika remaja menuju dewasa. Masa ini adalah masa yang rentan, masa lalu akan selalu menjadi boomerang ketika kita ingin berubah. Sugesti dan trauma, menghalangi semua langkah kita untuk dapat melangkah ke tempat yang rimbun menghilangkan bayang-bayang diri di belakang badan. Semoga cerita ini dapat menghibur siapa pun yang membacanya, terima kasih. *Cerita ini masih akan terus memiliki diksi, tanda baca yang tidak tepat, karena penulis butuh effort yang besar ketika ingin menulis. Penulis mohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut🙏
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#120
horrorfiction
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • M E M O R Y  (On Going)
  • Agent rahasia transmigrasi END✅
  • ALVIN (On Going)
  • Boys Around Her (Telah Terbit)✔
  • CEGILNYA BARA [END]
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Self Injury's(complete)✔

Cerita yg tadinya gue pikir Cuma terjadi dalam sinetron yg gue liat ditelevisi. Yg alurnya sama sekali nggak gue duga dan gue sangka bisa gue alamin sendiri. Susah dan senang memang menjadi satu paket alur yg akan diterima saat kita masih hidup. Gue sadar itu. Karena nggak mungkin hidup itu Cuma seneng aja, begitu pun sebaliknya. Tetapi menurut gue, hidup gue ini lebih banyak susahnya sih dari pada senengnya. Hehe. Mungkin karena gue kurang bersyukur dengan segala nikmat yang udah Allah kasih ke gue. Bisa jadi. Tetapi kalau kalian yg mengalami apa yang gue alamin, mungkin kalian bakal pilih untuk bunuh diri atau lari dari semua kenyataan hidup kalian. Bukan maksud sombong dan sok bisa menjalani semuanya, tetapi memang hidup yg gue jalanin ini emang berat dan keras banget. Siapa pun temen deket gue yg gue curhatin masalah kehidupan gue pasti pada geleng-geleng kepala sendiri dan ngucapin supaya gue banyak bersabar menghadapinya. Keluarga, sahabat, bahkan pacar sekali pun cuma datang silih berganti dan mau mengakui status gue terhadap mereka pas mereka lagi butuh sesuatu sama gue. Haha. Sakit emang, tapi mau gimana lagi. Cuma rasa sabar yg bisa gue panjangin buat ngehadepin semua itu. and then satu hal yang gue inget n yakin sampai saat ini adalah nggak akan ada orang yang bisa gue percaya or gue jadiin tempat sandaran selain diri gue sendiri dan Allah SWT semata. Penasaran gimana kisah hidup gue? Lets check this out !!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan