FANTÔME [ Dahyun & Hanbin ]

FANTÔME [ Dahyun & Hanbin ]

  • WpView
    Reads 225
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 11, 2026
Barangkali wajah tampannya lah yang membuat para hantu itu gemar sekali mengikutinya, bahkan saat waktu-waktu tertentu, 'mereka' berani menyentuhnya. Namun, hantu pirang itu tampak berbeda. Wajahnya yang tampak cantik tanpa satupun luka, berbeda dengan hantu yang ditemuinya sebelumnya. Bibir ranumnya juga sering tersenyum biar terlihat pucat. Ia baik, tidak seperti makhluk sejenis lainnya yang suka sekali menganggu, ia malah membantunya mengusir para hantu yang terus mengikuti. Mengenalnya, membuat Hanbin tak lagi takut diganggu hantu. Dan semakin lama ia berada di sekitarnya, membuat rasa penasarannya tumbuh tentang siapa sebenarnya ia, siapa keluarganya, dari mana asalnya, dan apa alasan ia membantunya? [!] Original story by dayforhyun [!] Local vibes; dialog non baku [!] Cerita ini hanya fiksi belaka tanpa ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli idol yang namanya dipakai, walau aku rada berharap dahbin nyata, hehe.
All Rights Reserved
#79
bi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • One Night, Forever
  • Kamu; [COMPLETE]
  • Cerita Tentang Kim Dahyun
  • asshole | dahbin ✔️
  • Broken Heart || yeonbin ✓
  • T R A G E D Y [END]
  • DANDELION | TWICE MAKNAE LINE
  • Run To You | June iKON
  • F I C T I O N ✓ completed
  • Dear Ketos [Sudah Terbit]

Kim Jennie sadar bahwa dirinya adalah seorang yang bodoh, lemah dan buruk diantara yang paling buruk. Diselingkuhi oleh sang kekasih bukanlah hal asing untuk dirinya. Ia merasa bahwa dirinya memang tak pantas untuk bahagia, buruknya mungkin memang ia tidak pernah hidup dengan rasa bahagia. Kim Hanbin seorang pria yang hidup diatas kemewahan dan popularitas. Hanbin pasti mendapatkan apa yang ia mau, itu hukum alamnya. Ia bisa membeli apapun termasuk harga diri orang lain. Bersenang-senang adalah hal yang paling sering Hanbin lakukan, namun malam itu pikirannya berubah. Malam itu, Hanbin rasa ia tak bisa selamanya hidup seperti pecundang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines