Pasung di Bibir, Riuh di Kepala

Pasung di Bibir, Riuh di Kepala

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 12, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Tidak ada manusia yang tumbuh tanpa masalah. Semua sedang berjuang di masing-masing jalurnya. Tuhan tidak menjanjikan kehidupan selalu bahagia, tapi Tuhan berjanji bahwa "Tidak akan ada tangan yang kecewa setelah berdoa kepada-Ku"
All Rights Reserved
#6
lifechanging
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Ahira Kala
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • 𝑭𝒓𝒐𝒎 𝑴𝒆 𝒕𝒐 𝑴𝒚𝒔𝒆𝒍𝒇✨ | 𝓓𝓲𝓪𝓻𝔂 𝓛𝓸𝓿𝓮 𝓜𝔂𝓼𝓮𝓵𝓯✨
  • Teman tapi Menikah 2 : SalRon
  • NAREVAN ✔️
  • Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END
  • RAVENDRA
  • Tiga Sudut, Satu Takdir ( Sudah terbit)
  • Red String
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines