Jelajahan Pikiranku

Jelajahan Pikiranku

  • WpView
    Reads 2,998
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 7, 2016
Kalau ku mengucap, tak ada yang mendengar. Tak sudi mereka memasang telinga-telinga pemberian Tuhan itu, Walau tak memakan waktu, tak sudi mereka. Kalau ku bersuara, bak pohon mereka membisu. Tak bergeming, tak menganggap. Hanya batu kerikil di pinggir jalan, katanya. Maka, dengan guratan-guratan ini, kuharap kau bisa mengerti Isi hatiku, apa yang tersirat di pikiranku, Dan kuharap kau sadar, aku tak sedangkal kubangan air.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puisi Tetangga Sebelah
  • - Tahun Ke 18 - [Tamat]
  • I Love You (END)
  • Andai bisa
  • Kita Yang Masing Masing
  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • Bayang
  • Dibalik Diam.

aku bukanlah puisi. kalau aku tak berhasil kau pahami. coba renungi dengan waktu yang lebih. kalau aku kau anggap hanya rentetan kata tak bermakna. coba beri sentuhan analisa. kalau kau anggap aku hanya suatu curhatan. coba kau dengarkan dari perbedaan. kalau puisi adalah aku. maka kau tuanku. kalau aku adalah puisi. maka puanku pun kau. kita dekat. kita erat. walau seperti tetangga sebelah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines