Aku banyak belajar dari hubungan yang sudah-sudah. Tentang bagaimana menjadi dewasa, berfikir sebelum bertindak, menyikapi rasa sakit, berusaha berfikir positif, menghilangkan sifat ego, kekanakan, ngambekan, manja,. keras kepala dan memendam segala sifat yang dulu menjadi alasan kandas .
Tapi ternyata memang tidak mudah, semakin berusaha mengerti, dan memendam segala. Justru luka yang ada semakin menganga.
Pada akhirnya, kalimat yang sama kembali terulang.
"Mengapa aku selalu menjadi yang paling tersakiti, padahal aku sudah menjadi yang paling mengerti?"
"can I?"
All Rights Reserved