let's get married when you graduate

let's get married when you graduate

  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, mar 21, 2023
Pernah kebayang mantan atau cinta pertama kalian yang udah lama pergi tiba-tiba balik dan ngajak kalian nikah? "Gue kurang apa?ganteng?gue rasa udah cukup ganteng.duit?gue udah mulai bisnih sekarang dan nyoba nerusin perusahaan mama atau lo udah punya kekasih baru?tapi emang pacar lo yang sekarang bisa jadi lebih kayak gue~"-lutfian "Hoek cuh!jijik kalik gue liatnya,dengar ya mr.mantan no.1 dan yang paling gue lupakan!lo emang ganteng gue tahu dan gue no comen soal itu tapi kalau di bandingin ama ayang jungkok lo kalau jauh!dan gue udah punya PACAR SEKARANG!ayang gojo gue lebih ganteng,kaya dan lebih segalanya dari lo!!!!"-liana "Pacaran kok ama kiko"-litfian "Apa LO BILANG!!!SINI LO MONYET!GUE GILES LOH!"-liana
Todos los derechos reservados
#251
comedi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • STUCK IN MANTAN!
  • Love Motivation
  • Jangan Pergi Untuk Kembali
  • The Man
  • Jodoh di tangan mama ✔
  • KEPINCUT BRONDONG
  • KKN; Where Were We Before? 1 (True Story)
  • Trial & Error

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido