Wishes for the last snow

Wishes for the last snow

  • WpView
    Membaca 520
  • WpVote
    Vote 43
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 12, 2025
"Tulis harapanmu disini, lalu gantung seperti yang lainnya" Sullyoon menatap gembok yang diberikan Taesan. "Apakah harapan ini akan terkabul?" tanyanya. "90% orang mengatakan seperti itu" Sullyoon menatap Taesan sejenak sebelum menulis harapannya digembok itu. "Jika ini tidak terkabul. Maka aku akan mendatanginya kembali kesini" Taesan hanya tersenyum melihat Sullyoon mulai mengantungkan gembok itu disana. 'Only one. may their wishes come true' - Wishes for the last snow.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#31
gyuvin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TIME will TELL {On Going}
  • kebahagian yang tertunda//geminifourth
  • Ramadhan With Barudak
  • [✔] Karma •Kim Younghoon✔
  • 𝐓𝐀𝐄𝐍𝐍𝐈𝐄
  • Our_Autumn [COMPLETED]
  • [Completed] This I Promise You | Gemini Fourth
  • Serendipity ; Wolfiebear
  • Cewek Nakal Vs Cowok Dingin
  • Pengabdi Istri (The Series)

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan