Perempuan Diatas Materai

Perempuan Diatas Materai

  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 4, 2024
Saat tragedi tahun 1998 seorang laki-laki mengulurkan tangan membantu Sarin mencari perlindung, namun hal itulah yang juga membuat Sarin menyesal mengapa saat itu ia menerima uluran itu. . Tragedi menyala di tahun 1998 menjadi jalan untuk 'mereka' mengambil keuntungan. Banyak nama yang dinyatakan korban dan menghilang, entah sudah menjadi abu atau mungkin diambil oleh golongan gelap. Sekelompok pengemudi mobil van yang membawa banyak nama untuk diselundupkan menjadi peserta ruangan hitam, sebuah bisnis yang menjadikan manusia sebagai barang. Dan Sarin adalah salah satu nama yang ditanda tangani dalam bisnis liar itu. Apa yang akan terjadi padanya? Bisakah ia akhirnya keluar dari ruangan hitam itu? Tapi kabarnya seseorang yang namanya telah tertempel diatas materai, ia tidak akan bisa lolos dari perjanjian yang mengikatnya itu. Walaupun ia berhasil kabur, tapi selama hidupnya ia akan terus dikejar. Dan sangat disayangkan seseorang yang seharusnya tidak terlibat, ternyata dialah yang menjadi sebab Sarin harus menerima takdirnya sebagai target mereka. . Jakarta, cerita tahun 1998
Todos los derechos reservados
#158
musisi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Disela Waktu Perjalanan
  • Angkasa dan Cerita
  • ZAWIL
  • I'm not Raya [√]
  • Asphodel ✓
  • Cerita Setelah Hujan
  • Langkah kecil Shani
  • Queen of High School

Sejak kematian kakaknya, Nara terus tenggelam dalam bayang rasa bersalah yang tak bisa dia enyahkan. Rasa bersalah yang terus menetap, memperburuk pribadinya. Kehidupannya sejak saat itu tak lebih dari rangkaian hari yang menyesakkan. Suatu waktu, ketika menunggu bus menuju sekolah. Nara bertemu seorang gadis yang hadir seperti kekacauan kecil yang manis. Pertemuan itu memunculkan pertemuan-pertemuan kebetulan lainnya, lewat perjalanan-perjalanan kecil dan percakapan di sela-sela waktu. Jeda waktu itu membuat Nara untuk belajar memahami luka dan napasnya sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido