Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Mengejar Cinta Cowok Dingin

Mengejar Cinta Cowok Dingin

  • WpView
    Leituras 1,282
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadMaduroConcluída sáb, out 21, 2023
WpInfo
Ficção
Romance
Memiliki wajah cantik sekaligus otak yang cerdas bukankah anugrah yang Tuhan berikan? Bukan hanya memiliki kelebihan itu saja, tetapi memiliki kemudahan untuk bergaul juga termasuk salah satu anugerah. Sempurna bukan? Meskipun tidak ada manusia yang sempurna tetapi bagi kaum adam hal ini adalah sempurna. Adinda shaqueena putri nama gadis itu. Memiliki prestasi dan teman di manapun membuatnya bahagia, Tapi satu yang tidak bisa ia gapai, yaitu cinta seseorang laki-laki. laki-laki yang di kenal cuek dan dingin pada semua orang yaitu Bintang Alaska Winata dan itu membuat Adinda tertantang untuk mendekati cowok itu Hanya cowok itu satu-satunya yang tidak mau dekat dengannya, tidak seperti cowok yang lain yang berlomba-lomba ingin menjadi pacar nya. Bukan kah Bintang dan adinda itu seharusnya saling melengkapi? Tetapi mengapa di sini seakan hal itu tidak berati. Sang Adinda seakan selalu menyinari sang Bintang, tetapi sang Bintang selalu menutupi dirinya agar tidak terkena sinar itu Rumit. Jadi apa yang akan Adinda lakukan untuk mendapatkan hati sang Bintang?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • Antara Nada dan Lensa
  • The Cool & Possesive Kakel
  • FINN ANDJANI
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • HALOALKANA
  • O'LEARY [END]
  • Adinda | Jeno Jaemin
  • Cool BadBoy(proses Revisi)
  • Enemies in Flames [REVISI]

Algesa liar, berantakan, dan terlalu akrab dengan kehancuran. Zea cantik, tapi matanya menyimpan luka yang tak bisa dijelaskan. Orang-orang berkata hidup adalah soal pilihan. Tapi bagi Algesa Axeliano Ravanaugh, hidup hanyalah sisa napas dari keputusan orang lain. Ia tidak pernah meminta untuk dilahirkan, apalagi tumbuh besar di rumah yang dipenuhi darah, teriakan, dan kebohongan. Setiap langkah yang ia ambil adalah pelanggaran. Bocah pemberontak yang menantang dunia karena dunia lebih dulu menghancurkannya. Ia melawan. Melawan dunia yang telah merenggut Bundanya. Melawan ayah yang seharusnya sudah terkubur sejak lama. Malam itu, di jembatan tua yang dingin menusuk tulang, Algesa tidak mencari apa pun. Ia hanya ingin diam. Tapi justru di sana, dalam gelap yang lengang, ia menemukan sesuatu yang tak terduga, sepasang mata yang tak asing. Bukan karena ia mengenalnya. Tapi karena luka yang tersembunyi di balik sorotnya terasa terlalu akrab. Zea. Ia bukan gadis baru. Bukan pula gadis baik-baik. Tapi ada sesuatu dalam caranya berdiri, dalam diamnya yang membatu, yang membuat Algesa terus melangkah. Bukan karena ia cantik. Tapi karena ia rusak. Sama seperti dirinya. "Kenapa... lo nolongin gue?" tanyanya lirih, tubuhnya gemetar tak hanya karena dingin, tapi juga karena luka yang terlalu lama disimpan. Algesa menatapnya lama, diam tanpa ekspresi. Petir menyambar di kejauhan, memperjelas gurat tajam di wajahnya yang basah. Tapi kemudian sudut bibirnya terangkat, membentuk seringai kecil, dingin, ambigu, tapi entah mengapa terasa jujur. "Mungkin karena gue suka ngerusak hal-hal yang hampir rusak." ALZEA : 05. April. 2025 By : Rossa Ig : @rossaroxie @_chaterinee

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo