ZETASKA
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 6, 2023
Menjadi seorang pelukis yang terkenal menjadi keinginan zeta sejak lama. Bertahun-tahun zeta lewati, akan tetapi usahanya sia-sia. Dikarenakan terhalang keputusan ayahnya. Diambang usahanya. Zeta dibuat benci oleh salah satu pelukis yang ramai dibicarakan. Seseorang dibalik coretan warna yang dibenci Zeta Malory Alveroz adalah anggota dari klub lukis disekolahnya. Askala Rarendra Savero Sejak saat itu... zeta ingin mengundurkan diri dari klub seni lukis disekolahnya dan juga menyerah meraih kengininan menjadi seorang pelukis terkenal. Apakah zeta menyerah begitu saja? Lalu... apakah zeta akan mengikuti apa yang diinginkan ayahnya?? "kalo lo gak mau kecewa sedalam palung mariana, ye jangan berharap setinggi bintang" - zeta "ngimpi doang, ngejar kaga bisa" - aska ~~~~
All Rights Reserved
#34
pelukis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • ALFAREZI [On Going]
  • Alter Ego
  • Perkara Rumpang
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • JANUS
  • Burned Wound(Diterbitkan)
  • Me and Sudden Proposal

"Let's break up, Mas." Kepalanya yang tadinya menunduk, kini menatap lurus ke arahku dengan kedua bola mata yang berkaca-kaca. Entah sedang menahan tangis atau menelan rasa penyesalan. "Mungkin Mas emang nggak selingkuh," aku menjeda kalimatku sebentar. "Atau lebih tepatnya belum sempat selingkuh karena terlanjur ketahuan." Dia berusaha menyanggah argumen yang aku berikan, tetapi urung melakukannya karena aku mengangkat tanganku untuk memintanya berhenti. "Tapi sayangnya keduanya gak ada bedanya, Mas." Mati-matian aku menahan air mata yang ingin keluar, tidak sudi untuk menunjukkan kesedihanku pada laki-laki yang terlampau baik ini. "Entah Mas melakukannya atas dasar kebaikan sesama manusia atau perasaan lain yang belum selesai, aku tetap tidak akan mentolerirnya." "Just because you love me, doesn't mean I feel loved by you." "Just because you want to be a good person, doesn't mean you can treat everyone the same." Aku mengambil napas dalam dan menghembuskannya perlahan. "Karena dalam prinsipku ada batas yang jelas antara pacar dan mantan pacar atau teman."

More details
WpActionLinkContent Guidelines