PRAECEPTA
  • WpView
    OKUNANLAR 180
  • WpVote
    Oylar 25
  • WpPart
    Bölümler 6
WpMetadataReadYetişkinDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, Eyl 2, 2025
Chapter's one ----------------------- "Aku gak tahu masa depan yang kamu mau, Kak. Tapi yang jelas, aku gak lihat masa depanku ada kamu." - Melvinda. "Lah, emang lo ada di masa depan gua? di hadapan gua sekarang aja monyet." -- "Sebenernya gua malu satu rahim sama lo." - Zan. "Andaikata bisa jadi amoeba, gue pasti milih jadi itu cok." -- "Kalian berdua lesbi?" "Iya, kenapa?" - Tata "Keren, dosanya." -- "Ra, kata orang kandungan dalam teh itu bikin mati, lo mau mati kah" "...." - Dira --- "Fin-" "Gue lagi bawa parang." - Finta "Anjir" --- Who knows? candaan, tawa dan percakapan tidak ada makna itu tenyata menjadi awal mula kisah mereka menghadapi dinding dinding Praecepta School yang menyimpan berbagai misteri tentang peraturannya. 🔈DISC BERBAU LGBT!! Update suka suka, halu saja jika ceritanya nanggung. Dan, Cerita ini pure cerita Saya. 🔈Don't Copy My Story!
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • 180 Derajat : DeZa Story (Completed)
  • I'm a Girl, Bos!
  • ACCIDENTAL LOVE [END]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]
  • I Miei Segreti [ON GOING]
  • MY BEST ENEMY ( End )
  • Alca || Selesai
  • One Night Accident [End]

⚠️TRIGGLE WARNING⚠️ [Mengandung perkelahian, bahasa kasar, self harm dan toxic yang berlebihan] 🚫Bukan cerita LGBT🚫 Tubuh yang sudah hampir setengah hidup membuat Delon mau tidak mau mengubah kehidupan kelamnya setelah kehilangan sang ayah. Namun, seseorang bernama Aza menjadi salah satu penghalang yang merepotkan dan membuat hidup Delon menjadi sedikit diluar batas kendalinya. ______ "Tanggung jawab aja kale, gue enggak ngambil duit lo!" geram Aza ia bangkit dengan tertatih dibantu oleh Delon. "Yaudah, naik!" Deg! "Jangan peluk gue bangsat!" teriak Delon geram. "Yah, kalo gue jatuh gimana?!" tanya Aza, alasannya tidak logis. "Lo mau gue banting di sini?!" ancam Delon. "Bilang aja lo deg deg'an," rayu Aza membuat Delon bergidik ngeri. "AZA!" _______ Mati dan hidup itu adalah hal lumrah. - Author - 16 Agustus 2020 (Start) 13 Januari 2021 (End) 2 Juni 2022 (Revisi selesai)

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi