One shot
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 7, 2023
"mba,Ade pengen bilang sesuatu ke mba"kata Evan. Violy yang mendengar suara itu pun menolehkan kepalanya menghadap Evan."mau bilang apa?" Tanya violy dengan nada bingung "mba jangan marah tapi ya"kata Evan. Violy yang tau apa yang adik nya mau kasih tau pun hanya bisa terdiam tidak lama kemudia violy bilang "dek kamu tau kan konsekuensinya apa? Mba bukan nya ngelarang kamu tapi mba cuma takut kalo kamu sampe kecanduan dek, masalahnya itu bukan cuma itu dek,kamu tau kan kondisi badan kamu gimana, kejamnya rokok itu gimana kan?" Evan yang mendengar itu pun kesal dengan Kaka nya dan berakhir dengan dia menutup pintu kamarnya dengan kencang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Other Side of Jevan
  • Kapal Kertas
  • sikopet gila dan mafia bengis (yizhan)
  • Albel
  • Baby (markhyuck)
  • Dinda Anastasya [✔️]
  • NEVER
  • Istri buta pembawa keberuntungan Sang Mafia  (B×B) [ HITAUS DULU]

"hiks papaa.. Jevan minta maaf... Buka pintunya Jevan takuutt papa.." "abanggg!! Abangg tolongin Jevan hiks.. Jevan takut abanggg!!" tangis Jevan mengudara tangannya semakin sakit untuk menggedor pintu kayu itu . . "pergi dari hadapanku!" ucap Jevan dingin "kau ingin lihat bagaimana abang marah padamu Jevan? Baiklah" segera Jegar menyeret Jevan kasar hingga seragamnya robek

More details
WpActionLinkContent Guidelines