The Sweetest Wedding [SLOW UPDATE]

The Sweetest Wedding [SLOW UPDATE]

  • WpView
    Reads 5,254
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Selama menjalin kasih tidak pernah sekalipun Nawasena menaruh curiga. Ia percaya bahwa sang suami -Arutala, tidak akan mengkhianati cintanya. Nyatanya Nawasena telah salah besar. Ia tidak pernah menduga bahwa kepercayaan itu dengan mudahnya dikhianati. Arutala yang memberinya banyak cinta dan kehangatan dalam peluknya. Berubah menjadi api yang membakar kepercayaan yang diberikan Nawasena. Buah dari kekecewaan itu mengantarkan Nawasena pada kemarahan yang tidak bisa ia kendalikan. Lihat saja, Arutala juga akan mendapatkan luka yang sama. Akankah Nawasena mampu membalas sakitnya pada sang suami -Arutala? Atau sebaliknya, ia justru kembali menjadi orang yang paling tersakiti. Bagaimana akhir dari pernikahan akhir mereka? Yuk, simak kisahnya .... *** Don't copy my story🔥 Hargailah karya orang lain. Copyright ©️ 2025 Publish; 05 Februari 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • NAYLA  || Luka Berakhir Duka (End:Revisi📌)
  • REMEDY [Finished]
  • UNFINISHED
  • Derana Duka (lengkap) tidak terbit fisik/pdf
  • La Douleur Exquise
  • u n f a i t h f u l [✔️]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • ARSHAWA [END]
  • Our Wedding (END)

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines