Oh My Doctor (21+) [END]

Oh My Doctor (21+) [END]

  • WpView
    Reads 26,897,970
  • WpVote
    Votes 595,232
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Oct 11, 2024
"Bantuin ngebuktiin kalau Abang gue masih normal, Ay. Mau ya ... ya mau ya? Please, nggak bakal yang macam-macam kok caranya, lo tenang saja." *** Bagi Kelaya yang jarang terlibat hubungan romantis, menyetujui misi dari Bintang untuk menggoda Bara adalah hal tergila yang pernah ia lakukan. Terlebih ia tak menyangka efek dari misi tersebut akan membuat dunianya jungkir balik. Terikat dengan Bara dan mengetahui sisi lain yang coba lelaki itu sembunyikan. *** Warning 21+ Warning area perbucinan 🔥
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Got It
  • My Hottest Duda [Hottest Series#1]
  • Paduka Agnor (21+)[REVISI]
  • Bad Revenge || I'm Sorry
  • Saat Cinta Harus Memilih (End)
  • Get Ready For The Brother
  • CEGILNYA BARA [END]
  • Be Vanezero's Wife [Re-upload]
  • MANTAN (SELESAI)
  • Oh My Husband (21+) [END]

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines