We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
GEMA (Ending)

GEMA (Ending)

  • WpView
    Reads 552,411
  • WpVote
    Votes 17,046
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 13, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dark Romance
First Love
Cowboy
Merasa situasi sudah aman, dengan perasaan yang masih sedikit waswas, tangan Lili perlahan terulur memutar kunci. Ceklek. Dari luar sana, telinga tajam Gema menangkap jelas bunyi logam tersebut. Sudut bibirnya berkedut samar. Pintu perlahan terbuka. Namun, bukannya kamar yang kosong, napas Lili justru seketika tercekat di tenggorokan. Wajah gadis itu berubah pias, memucat seketika saat melihat sosok Gema yang tinggi menjulang ternyata masih berdiri tepat di depannya. Matanya menatap lurus ke arah Lili dengan sorot gelap yang sulit diartikan. "Ge-Gema," cicit Lili, suaranya tercekat. *** SUDAH TAMAT DAN TERSEDIA VERSI PDF DAN DI KARYAKARSA!!! 2024
All Rights Reserved
#7
gila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rayuan Untuk Liby [Berlangsung]
  • GEMA (On GOING)
  • MY STUPID SIBLING:edisi petualangan ACAK ADUL
  • Little Fireflies
  • My Roommate
  • Nona Gandari (Terbit)
  • Forbidden Love 21+ [End]
  • brother and naughty sister ( END)
  • Dear Alex, Count Me In [END]

Setelah berhasil menemui keluarganya, Liby hidup dengan mewah. Makanan, pakaian, serta pendidikan yang luar biasa. Namun, yang Ia perlukan adalah kasih sayang dari Ayah dan ketiga kakaknya bukan kemewahan. Semuanya terus berjalan sama dengan semua penghinaan yang terus Liby alami. Sampai suatu ketika seseorang datang padanya dengan Rayuan manis yang keluar dari bibirnya mendorong sisi malaikat Gadis itu pergi. "Kecewa, sakit hati. Benarkah kau akan terus hidup dengan naif seperti itu? Boneka cantik yang dungu, sampai darah keluar dari matamu pun tidak akan ada yang berubah. Hanya dua pilihan. Tersakiti, atau menyakiti...." Bisiknya lembut pada Liby yang tersungkur di lantai marmer yang dingin. Bagaikan rayuan iblis, Liby Gadis lugu yang selalu memegang teguh kata sang Ibu untuk menjadi Manusia baik seketika berubah. Benar, Gadis yang polos serta naif itu telah hilang dari dirinya. Persetan dengan sabar, jika seperti itu lama kelamaan dia akan mati seperti tikus di sangkar emas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines