[1] AKSARA

[1] AKSARA

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 21, 2023
"kenapa?" Tanya Amerta pada Aksara sore itu. Aksara menatap Amerta dengan sorot mata yang berbeda dari biasanya. Dengan sorot mata yang tak lagi dipenuhi keangkuhan. "Jangan lagi menyimpan dendam Aksara" ucap Amerta. Begitu indah dan lembut. Menyusup kedalam telinga Aksara, menuju hati kecilnya. Seolah-olah, dengan kata-kata Amerta kala itu, semua dendam yang selama bertahun-tahun menyesaki dadanya hilang seketika. Tubuhnya menjadi ringan. Hingga akhirnya Aksara melupakan apa itu luka. Sampai kemudian, Amerta pergi begitu saja dari hidup Aksara, tanpa berpamitan. Apalagi menutup pintu. Pergi begitu saja karena ia menemukan rumah singgah yang lebih layak. Lebih bagus dan lebih bersih. Aksara kembali sendirian. Kembali menyesaki dadanya dengan dendam tak berujung. Sampai seseorang nantinya membersihkan semua luka dan dendam itu. Bisa jadi Amerta, atau... Orang lain.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Moon Star [On Going]
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Tux & Apron (Watty's 2016)
  • I LO(lea)VE YOU! [COMPLETED]
  • TVSL - The Villainess's Second Life
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • Goodbye
  • Take A Break

Larania Karina Putri, gadis blasteran antara Indonesia - Amerika itu yang kini berusia 16 tahun, berhasil menyembunyikan sejuta luka yang ia alami dengan begitu baik. Tidak ada seorang pun yang mengetahui apa saja drama yang terjadi di dalam hidupnya. Bahkan kalian pun tidak akan tahu seperti apa dunia yang selama ini ia pijak. Ia hanya ingin melepaskan topeng yang selama ini membelenggu dirinya. Tapi, ia malah dipertemukan dengan kakak kelas dan temannya yang begitu menyebalkan dan selalu mengganggunya, namun perlahan kehadiran pemuda itu membuatnya nyaman. Dialah Aksara. Aksara Rahardian Dirgantara dan juga anggota gengnya yang bernama ' GOLDEN GANG ' Tapi kehidupan sama sekali tidak berpihak kepadanya, seakan kehidupan sangat senang mempermainkan dirinya. *** " Cinta sama Lo itu bisa diibaratkan metik setangkai bunga mawar, tahu nggak? Soalnya sulit banget buat di dapetin. Tapi sekalinya gue dapetin, gue malah ngerusakin bunga itu." -Aksara Rahardian Dirgantara-

More details
WpActionLinkContent Guidelines