My Enemy My Destiny ♡

My Enemy My Destiny ♡

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 14, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Dah langgar tak reti nak minta maaf ke!?"-AISYAH ELINNA "Buat ape nak minta maaf, kau yang jalan tak tengok depan"-DANISH MIKHAEL Pertemuan pertama yang tidak diduga. Namun tiada siapa sangka dari musuh boleh berubah menjadi takdir yang telah tertulis di luh mahfuz. Bak kata orang dulu-dulu" jangan terlalu membenci takut nanti jadi jodoh" "Cukup lah, awak nak jelaskan ape lagi? Lebih baik awak lepaskan saya"-AISYAH ELINNA "Sayang please, bagi saya masa untuk jelaskan.. ni semua fitnah je"-DANISH MIKHAEL Namun siapa sangka, bahagia itu tidak berkekalan selepas muncul orang ketiga. Apakah yang akan terjadi kepada mereka seterusnya.
All Rights Reserved
#759
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE ONE [C]
  • Be My Wife?
  • Kau Hidupkanlah Rasa Ini [✔️]
  • Angel : The Unrevealed Story  [|COMPLETED✓|]
  • He's My Precious Husband Raief Emir | COMPLETE
  • Who Are You | Park Chanyeol ff ✔🙈
  • Abang Bodyguard Nakal!  (SUDAH TERBIT)
  • Sayang, You're Mine ✔️
  • CINTA itu KEJAM
  • KIDULT [OG]

Warning ❗️ •Typo dan penanda wacana bersepah sebab tak edit lagi. Baca lah dulu yang versi typo ya. Maaf. •Kena baca Eternity Love dulu baru faham jalan cerita ni nanti 😘 •Macam biasa, jangan letak expectation tinggi sebab plot cerita ni cliche sangat 🤭 Dari cinta monyet bertukar jadi cinta pertama. Dia percaya kalau cinta monyetnya itu akan menjadi yang pertama dan terakhir untuknya. Siapa sangka mereka akan bertemu kembali. Adelia mula menunaikan janjinya. " Hai Kekanda, miss me? " - Tengku Adelia Hannani Adelia mula merangka rancangan untuk mengikat kekanda yang dia tunggu selama ini. "Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā'a sabīlā " - Nazeem Zulfaqar Tersentap? Tidak! Adelia, semakin dilarang semakin mendekat. Baginya, sekeras-keras kerak nasi, direndam akan lembut juga. Begitu juga dengan hati kekandanya itu. " Jangan tolak sangat kekanda, takut tersungkur ke hati adinda " - Tengku Adelia Hannani " Ni baju umur 5 tahun ke? Sendat macam nangka busuk. Sakit mata aku tengok. Badan tu kalau cantik nak tayang, tak apa juga " - Nazeem Zulfaqar Sakit mata? Tak ada masalah. Adelia boleh mengubah penampilannya demi kekandanya. " Cantik tak adinda? Elok tertutup dengan telekung ni. Memang confirm tak nampak apa dah. Semua dah tertutup demi kekanda " - Tengku Adelia Hannani Wanita itu, ada saja cara untuk counter balik sehingga Nazeem mati akal. Mampukah Nazeem pertahankan tembok yang dibina untuk menolak Adelia yang agresif mengejarnya itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines