SILVANNA
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 15, 2023
Silvanna Beatarisa Alsava--seseorang yang berkelimpahan, membawa kebahagiaan, dan ketenangan. Mendeskripsikan diri sendiri? Tidak, sepertinya Silvanna sedang mendeskripsikan namanya. Ia rasa, namanya itu adalah sebuah keberuntungan. Keberuntungan bagi dirinya, bagi siapa saja. Ya! Siapa saja! Ia merasa adalah seorang gadis paling beruntung berkat namanya. Ia mencintai namanya lebih dari apapun di dunia termasuk dirinya sendiri. Tiga patah kata yang neneknya cetuskan itu menjadi suatu keajaiban besar dalam hidupnya. Hingga suatu ketika...
All Rights Reserved
#13
silvanna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Rahasia Kita [END]
  • 7 Seconds
  • Sang Penulis yang Lelah
  • Arsyilazka
  • Xaviera || On Going
  • ARGLADIS
  • DANADYAKSA
  • PLOT TWIST

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines