Story cover for Prakata; Asmara by Arubiru
Prakata; Asmara
  • WpView
    LECTURAS 29
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 29
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 6
Concluida, Has publicado feb 09, 2023
Asmara Rinjani, mahasiswa semester 3 yang memilih merantau ke Jakarta untuk mencapai cita-citanya. Namun kehidupan keras ibu kota mengharuskan ia untuk memutar otak mencari pekerjaan sampingan. Namun dibalik itu semua, Asmara harus bersyukur karena dipertemukan oleh lelaki lugu terkesan polos namun memiliki tinggi diatas rata-rata, Anggara Mahendra.

*** 
"Asmara, apa impian kamu di dunia ini?"

"Menjadi orang kaya, agar bisa membelimu tetap berada di sisiku."

Cover by: Pinterest
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Prakata; Asmara a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#9tugas
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
IGNITES (END) cover
Tentang Caca (TERBIT )  cover
Life With My Lecturer [republished ] cover
Discovery Of Love (Completed) cover
Ketaksaan Cinta ✔️ cover
DOSEN BUCIN - (TAMAT) cover
My Lecturer Is My Roommate cover
Aoi'Nara'n [2020] cover

IGNITES (END)

81 partes Concluida

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮