DATING PLAN

DATING PLAN

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 5, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Hanindiya Lestari, Murid SMA biasa yang jadi bahan gosip karena pacaran dengan cowok hits incaran cewe cewe satu sekolah. Masalahnya kalau dia cantik sih cewek cewek yang lain akan maklum dan tidak protes. Tapi Hanin ini, Berisi, mukanya bulat, dan giginya tidak rapi Siapa coba yang akan percaya kalau cewek yang pesonanya standar ini membuat si primadona sekolah jatuh cinta tanpa campur tangan seorang dukun. Pasti dukun!!PELET!! Tapi mereka tidak tau saja kalau hubungan mereka menyimpan sebuah rahasia
All Rights Reserved
#359
kontrak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secretly Looking at You (END)
  • My Rekan OSIS My Love(End)
  • The First Sight (Volume 1)
  • ZAYDA
  • AT NINETEEN. (#01.Kisah Cinta di Kampus Biru)
  • Action (Proses Revisi)
  • Bearly Attracted
  • BOYS

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines