Serendipity

Serendipity

  • WpView
    Reads 366
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 9, 2023
Dominic menatap Eno mulai dari rambutnya yang merah. Mata Dominic lalu bergerak ke arah rambut-rambut pendek yang menutupi seluruh dahinya, mengisi seper-empat wajahnya dan menciptakan euphoria tersendiri ketika kau memandang wajah itu. Ada kesan manis, perempuan, tapi begitu tegas dan gentle. Dominic masih mengobservasi wajah Eno keseluruhan. Dan ketika pandangannya jatuh pada kedua mata Eno, ia tersadar betapa uniknya mereka. Sangat sempit, seperti dua garis sejajar yang berisi bola mata. Hanya saja terlihat terang dan menenggelamkan. Terlalu fokus terpesona, tanpa sadar objek yang ia pandangi itu melihat kearahnya dengan bergidik. "kenapa?" Tanya Eno dengan canggung. Satu detik,...dua detik,...tiga detik,....empat detik,....... "Tidak...hanya saja kau terlihat........." kalimat itu menggantung, membuat kerutan di dahi Eno, "Apa?" "Cantik?.". Sepi. Angin bergerak mengisi ruang di antara mereka bersama Dominic yang terlalu juga kaget pada apa yang ia lontarkan sendiri, sampai satu tinjuan mendarat di wajahnya yang adorable. "Kau pikir aku banci? Kau juga cantik dengan bogem merah diwajahmu dariku itu!"
All Rights Reserved
#378
jikook
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Badboy Lee Heeseung (Selesai)✓
  • WANG MIN - 01 | YOONMIN | END
  • [COMPLETE] SECRET GARDEN 2 #Wattys2018
  • Eleceed X Reader
  • Devil's Ginkgo
  • Little Girl : Love Story Begins [END]
  • For Lisa [ ✓ ] | Eunlisa
  • To Be Honest [EUNBO]
  • galaxy
  • Symphony Hearts

Mata tajam itu terus menatapnya dengan penuh pembunuhan, seolah siap untuk menerkam habis mangsanya. Dari balik masker yang menutupi setengah wajahnya, pria itu mengeraskan rahangnya hingga urat-urat lehernya terlihat. Jika saja wajah itu tidak tertutup, mungkin mereka yang melihatnya akan langsung mati kutu, betapa menyeramkannya pria itu. Sedangkan gadis mungil, yang berada dalam rengkuhannya mengerjap-ngerjapkan kedua bola matanya menatap mata tajam itu. Tidak ada sedikitpun rasa takut pada gadis itu. Malah, gadis itu terlihat sedang memikirkan sesuatu sambil terus menatap mata tajam bak Elang yang biasanya berhasil membuat orang-orang takut. Tapi sepertinya, tatapan itu, tidak berhasil membuat gadis dalam rengkuhannya ketakutan. "Kamu, anjing serigala yang bau mulut itu yah" celetukan polos itu terucap begitu saja dengan polosnya dari bibir mungil gadis itu. Dengan wajah tanpa dosanya, gadis itu berhasil membuat pria bermasker semakin menajamkan matanya. Hey, apa yang gadis ini katakan tadi? Anjing serigala yang bau mulut? berani sekali gadis ini mengatainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines