We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Only One (On Going)

My Only One (On Going)

  • WpView
    Reads 559
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 28, 2023
WpInfo
Fanfic
RWBY
⚠️Warning: 21+ yang dibawah umur harap menjauh.⚠ _HARAP FOLLOW SEBELUM BACA_ Aku Brina, gadis cantik bermata hitam pekat, aku memiliki kembaran bernama Brian dia juga sangat tampan dengan bola mata yang bewarna cokelat. Hubunganku dengan Brian sangat harmonis, sebelum perstiwa naas itu terjadi. Setelah orang tuaku meninggal karena kecelakaan mobil, aku memutuskan untuk membenci Brian karena laki-laki itu penyebab Dad dan Mom meninggal, andai saja waktu itu Brian tidak usil mungkin hubunganku dengannya masih membaik. Aku masih beruntung karena memiliki dua orang sahabat, Kenzo dan Serina yang selalu mendukungku, meranggkul bahuku ketika aku menangis, dua sahabat yang berarti bagiku. Kebahagiaanku semakin lengkap ketika aku bertemu dengan Devan, laki-laki dingin yang naasnya adalah pacarku. Hingga seketika, aku kembali terpuruk ketitik paling terendah, orang yang selama ini aku percaya justru dalang dibalik semua ini. Banyak sekali teka-teki yang akan terpecahkan, saranku untuk kalian semua yang membaca ceritaku. Jangan terlalu percaya sama sikap baik seseorang karena bisa saja itu hanya topeng mereka untuk menutupi kebusukannya. Luasnya benua seluas harapanku padamu Indahnya senja sama halnya dengan kecantikan wajahmu Aku lumpuh jika kehilangamu Sama halnya jika aku dipilihkam dengan dua pilihan, antara hidup dan mati maka aku akan memilih mati jika kau meninggalkanku. Brian Elmi Smith Aku janji sama kamu, kamu gak akan pernah kehilangan aku lagi. Aku akan kembali menyayangimu sampai aku mati, tapi bolehkah aku memohon padamu? Sekali saja, tolong bertahan. Jangan pergi, cuman kamu satu-satunya keluarga yang aku miliki, bertahanlah untukku, untuk kebahagiaan kita. Brina Olivier Smith Cerita ini penuh dengan umpatan kasar, mengandung adegan seks, pembunuhan, dan kekerasan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cuddling Myself
  • LINEO (Story of Evelyn Arsenio) -END
  • AUDREY
  • REVANARA
  • She is Queen
  • GALANG [SELESAI]
  • BAD LIAR (Completed)
  • Nine Problems (END)
  • ALVIN (On Going)
  • Lost Time (Completed )

"Aku mau tidur sama Kakak!" teriak gue sebelum laki-laki itu pergi dari kamar ini. Ya katakanlah gue udah gila karena nerima tawaran buat tidur sama dia gitu aja. Terus apa yang gue dapet? Sudut bibir laki-laki itu tertarik ke atas. Hanya dengan matanya, gue sudah ngerasa dilucuti lewat tatapan tajam dia itu. "Sebucin itu lo sama gue?" tanya dia sambil mandang remeh ke arah gue. "Kakak ngasih pilihan..." menjeda pelan, gue neguk ludah kasar. "Dan pilihan aku adalah tidur sama Kakak," lanjut gue. Terserah dia mau bilang apa, yang penting gue juga dapet apa yang gue mau. Laki-laki bertubuh jakung dengan badan proposional itu berjalan ke arah gue yang sekarang lagi duduk di tepi ranjang. Tubuhnya membungkuk, memajukan wajahnya hingga membuat tubuh gue sontak mundur ke belakang. Namun tangan laki-laki itu justru nahan punggung gue. Mata gue melotot waktu ngerasain tangannya bergerak mengelus pelan punggung gue, dengan wajahnya yang semakin maju. Gue bahkan sudah nahan napas saking ngga siapnya dengan sikap dia itu. Jantung gue berdebar kencang seakan lagi ada pesta di dalam sana. "Lo tahu tidur yang gue maksud, ngga akan seindah tidur yang lo impikan." Dan gue tahu, sedari awal gue ngga pernah nyesel sama pilihan gue. Karena kehilangan dia, jauh lebih buruk dari pada penyesalan yang menanti di ujung sana. ••••••••• Story Written by Glynis Awnthera October 9th, 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines