Hujan (On Going) /HIATUS

Hujan (On Going) /HIATUS

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku ingin menjadi alasan di balik senyummu karena tentu saja kamu adalah alasan di balik senyumku." Hujan. Sedari kecil aku sangat menyukai hujan ketika hujan turun, aku akan berlarian merentangkan kedua tanganku, mendongak, membiarkan wajah dan rambutku basah oleh butiran air lembut. Tapi sekarang hujan lah yang terakhir kali menjadi alasan kita bersama Egi. Aku tidak membenci hujan, aku hanya tidak suka ketika hujan turun, lalu membawa seputar ingat tentang mu. Memori ingatan itu kembali muncul bagaikan kaset rusak yang terus berputar-putar di otak dan hatiku. Kamu bagian terbaik dalam hidupku,sekaligus rasa kehilangan tersulit SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AKU DULU YA.SEBAGIAN PART PRIVATE:) TERIMAKASIH......
All Rights Reserved
#958
anaksma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • kisah Satria & Aira [End]
  • ARGIAN [ON GOING]
  • Pelangi Di Matamu
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • FARHAN [End]
  • Alletarez
  • Become a Parent's [END]

[DIMOHON BUAT READER'S SEBELUM BACA CERITA INI UNTUK TAHU KALAU INI MENCERITAKAN TENTANG TRANSMIGRASI YANG CUKUP KLISE. JADI JIKA ADA KALIMAT YANG SANGAT TIDAK MASUK AKAL MOHON DIMAKLUMI KARENA TIDAK AKAN ADA REVISI] sekian dari author. Arasya Putri Ghustav, gadis yang meninggal tepat di umurnya yang ke-17 tahun karena membantu seorang nenek nenek yang hendak menyebrang jalan. Yang tanpa gadis itu sadari dari arah kanan terdapat truk yang melaju kencang dan dalam sepersekian detik langsung menabrak tubuhnya. Untungnya saja nenek yang tadi ia tolong dengan cepat Arasya dorong ke tepi jalan membuat hanya tubuhnya saja yang terpental jauh hingga darah langsung merembes dari kepalanya yang terbentur aspal jalanan. Bukannya kesakitan, Arasya malah tersenyum di sela-sela kesadarannya. Karena ia merasa beban yang dipikulnya selama ini sudah tidak ia rasakan lagi. Tanpa gadis itu ketahui kalau jiwanya malah mengalami transmigrasi kedalam tubuh seorang gadis cupu yang sering dibully dan sangat dibenci oleh kedua abang kembarnya. Keajaiban memang seringkali ada di sekitar kita, sang nenek yang sudah Arasya dorong kepinggir jalan, keadaan nya tidak kenapa-napa hanya luka kecil sedikit. "Sungguh mulia hati mu nak, kau akan hidup kembali dengan bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah," ucap nenek-nenek itu lalu menghilang, namun sebelum itu sang nenek menyempatkan melihat tubuh Arasya yang sudah dikerumuni banyak orang, "semoga hidup keduamu membuatmu menemukan kebahagiaan nak." Mau baca? Tolong follow akun author dulu ya readers tersayang. MAU PLAGIAT? SINI KALAU BERANI DASAR TUKANG COPAS HASIL KARYA ORANG.

More details
WpActionLinkContent Guidelines