A young mother [ON GOING]

A young mother [ON GOING]

  • WpView
    LECTURAS 6,786
  • WpVote
    Votos 284
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 21, 2024
Menjadi ibu di usia muda memang bukan hal mudah, Chaesa harus bekerja keras supaya dapat melanjutkan hidup nya dan anak di kandungan nya. Semua berawal dari pria bajingan yang mengajak Chaesa seorang diri ke tempat sepi nan kosong tepat nya berada di belakang gedung kampus, tanpa berpikir panjang pria tersebut langsung membuka semua pasang baju yang di kenakan oleh Chaesa, ingin berontak pun Chaesa tak bisa karena ia tak memiliki banyak tenaga. Hingga tiga bulan kemudian setelah kejadian itu, saat Chaesa pergi ke dokter karena pusing dan mual nya yang tak kunjung reda, kemudian dokter pun berkata jika Chaesa sedang mengandung anak. Bagaimana kelanjutan? silahkan kalian klik cerita dibawah ini! warning! 🚫 dilarang mengopas cerita ini. 🚫 cerita ini murni pikiran author. 🚫 jika tidak suka lebih baik berhenti membaca dan mencari cerita lain.
Todos los derechos reservados
#17
younger
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • We Are Destiny (NEW)
  • The Baby's Contract✓
  • Padam Nelangsa
  • My Baby Daddy
  • Mr. B (Sudah terbit E-Book)
  • The Doctor Is My Husband [OPEN PO DI MILLENIUM PUBLISHER]
  • Reasons for Falling in Love [SELESAI]

🪻DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🪻 🪻WAD (WE ARE DESTINY)🪻 🪻UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU🪻 🪻WAJIB VOTE + KOMEN🪻 Menemukan dan merawat bayi yang entah siapa orang tuanya bukan lah hal mudah bagi Shylena, gadis yang baru saja berusia 20 Tahun, di mana tengah sibuk-sibuknya membagi waktu part time dan juga jadwal kuliahnya hingga tidak memiliki waktu untuk quality time sepertinya kebanyakan temannya. "Arghh! kenapa jadi gini sih? ngerawat lo aja udah ribet buat gue, masa mau di tambah anak lagi!" keluh Shylena sambil mengusap air matanya dan menatap bayi berusia sekitar 7 Bulan yang tengah tersenyum kepadanya. "Ini semua gara-gara cowok brengsek itu! harusnya dari awal gue nggak usah berurusan sama dia, terus sekarang gue harus gimana?" gumam Shylena dengan putus asa mengusap perutnya yang masih datar. Tinggal mandiri di kota yang cukup jauh dari keluarganya, bekerja untuk tambahan uang saku, di tambah merawat 1 bayi saja sudah cukup membuatnya baby blues apalagi kedepannya jika anak di kandungannya itu lahir. Membayangkannya saja Shylena sudah tidak sanggup, apalagi harus mengalaminya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido