ZAHAMAL

ZAHAMAL

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 24, 2023
DILARANG KERAS MENGKOPI ATAU MENIRU INI, KARYA SENDIRI. INI KARYA PERTAMA KU, MOHON BANTUANNYA, HARAP komennya yang baik !! "Kak, Malik boleh rindu"? "Nggak boleh, jika itu membuatmu merasakan sakit!!! " entah mengapa jawaban itu yang keluar dari mulut Halil kakak ke dua nya . "Jangan terlalu memupuk sebuh rasa apalagi harapan, yang sebenarnya kau tau jawabannya akan menyakitimu" sambung kakak Pertamanya. Zahwa
All Rights Reserved
#607
01
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • KIARA [END]
  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • STUCK
  • MOYRI BERLIZHA
  • ASAVELA KIARA
  • THE UNYIELDING  [END]
  • HE IS MY MINE!

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines