We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mesin Penenun Hujan [berlanjut]

Mesin Penenun Hujan [berlanjut]

  • WpView
    Reads 2,272
  • WpVote
    Votes 383
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 23, 2026
WpInfo
Fanfic
EXO
Lunar Dyatmika sudah sangat mati rasa pada ayahnya yang berselingkuh. Membuatnya berambisi untuk membawa ibu pergi dari rumah. Meninggalkan ayah, meninggalkan kota kelahirannya, Yogyakarta. Dalam usahanya mengumpulkan uang modal untuk kabur, Lunar bertemu dan mendapat tawaran pekerjaan sosial dari Janu, anak pejabat daerah kota Jogja. Guardian angel tak seharusnya jatuh hati pada sang tuan, di tengah kalut kehidupan Lunar untuk mewujudkan ambisinya, kini ia juga dibuat kerepotan menyikapi perasaan Janu terhadapnya. Lantas, apa ambisi Lunar untuk kabur dari Jogja bisa terwujud seperti rencana awal? Sementara perasaan Janu terus bertumbuh seiring waktu di kota pelajar itu.
All Rights Reserved
#181
haebaramencarinaskah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sulung
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  • Rumah yang runtuh[ TERBIT]
  • Poison Of Love
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • KELABU BIRU [END] -REVISI
  • Burned Wound(Diterbitkan)
  • Rainbow
Sulung

Fondasi terkuat dari tiap pasangan yang ada di muka bumi ialah seorang anak. Di anugrahi seorang anak memanglah membahagiakan tapi bukan berarti anak itu harus di kucilkan apabila ia tak sanggup tuk raih apa yang orang tuanya mau. Seperti anak sulung keluarga .... yang selalu di tuntut ini dan itu, yang selalu di minta untuk sempurna, yang di minta untuk mengharumkan nama baik keluarga, yang selalu di cap salah dalam hal yang ia lakukan. Bahkan kesalahan yang di perbuat belum tentu menjadi kebwnaran bahwasannya anak malamg itu bersalah. Tidakan ini justru tanpa di sadari, membuat anak sulung itu juga akan rapuh, tak selamanya ia dapat menjadi sempurna ia akan mendapat kekurangan, tidak selamanya ia dapat mengharumi nama baik keluarga. Ia juga manusia yang mudah rapuh, jangan terus tuntut ia melakukan hal yang tidak selalu dirinya bisa untuk lakukan, jangan buat anak itu di benci oleh orang terdekatnya akibat tingkah para orang tua yang membatasi kesosialitaannya pada dunia luar selain rumah. Biarkan ia mendapat sandarannya sendiri untuk menangis dan bercerita, biarkan ia bebas sejenak dari kata-kata yang terombang-ambing dalam pikirannya. Jangan paksakan banyak hal pada dirinya. ''Ayah, Bunda, maaf- Esa belum bisa jadi anak yang baik buat kalian ...'' ''No, udah dulu ya, Nak. Nanti dadanya sakit, Esa itu anak paling hebat yang pernah ayah miliki.'' ''Esa, sayangnya Bunda. Semangat terus ya biar bisa bareng lagi sama kita. Nanti Bunda janji bakal bawa sama masakin semua yang Esa mau, oke!?'' ''Bang, Esa ... Jidan mau abang temenin main nanti.''

More details
WpActionLinkContent Guidelines