MERVEILLE

MERVEILLE

  • WpView
    MGA BUMASA 23
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Feb 27, 2024
Nama ku kina aulia, rambutku panjang sepinggang berwarna hitam legam, aku kurus pendek mungkin berat 40 tinggi 150, kulitku lumayan putih, umur 16 tahun, dan menurut ayah ibu ku aku cantik hehehe, kelas xi. Kemungkinan selain guru, teman sekelas, ibu kantin, dan pak satpam, tidak ada yang bakal tahu kalau aku murid disana, karena istirahat pun aku tidak berani keluar kelas, jangan kan disekolah, di rumah pun aku hanya mengurung diri dikamar, keluar jika di panggil ayah, dan ibuku saja. Dan tentu saja aku punya alasan untuk itu. Sut... Apa kalian ingin tahu, aku punya satu rahasia, rahasia yang membuatku terus mengurung diri dan tidak bersosialisasi dengan orang lain.
All Rights Reserved
#134
kecewa
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • My First Love [END]
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • The Blue Shine
  • The Past Keeper : Maliaza Ambaraningdyah
  • Si "Rambut Biru"
  • A Special Girl
  • Necklace Crystal Magic [Slow Up]
  • My ice girl
  • Diary Bestie (TERBIT)

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman