Story cover for Aku , Kamu dan kisah kita by nutribouster
Aku , Kamu dan kisah kita
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Feb 10, 2023
Pertemuan tidak di sengaja , bisa di bilang awal pertemuan  yang buruk membuat seorang gadis malah menemukan pasangan yang cocok untuk tempat bersandar .

Bahkan tanpa ragu gadis tersebut bercerita tentang kejamnya dunia dan takdir yang di alaminya 

" Kalau Lo capek , bahu gua selalu ada dan siapa buat nopang semua beban lo " Gaverdon Xaviereelo

" Lo ga capek temenan sama cewe pembawa sial ini? " Ranefa Kanya arsyekha 

" Lo itu spesial , yang ngatain Lo pembawa sial itu cacat pikiran , gua salut sama Lo karena Lo tetep kuat bertahan walaupun dunia dan takdir ga pernah sekalipun memihak kepada Lo" 
Gave mengacak rambut Nefa yang menyandarkan kepala  ke bahu  nya 

" Mati pun percuma semesta ga mau Nerima gua " Nefa berkata demikian bukan tanpa sebab ,
takdir yang membawa nya merasakan kekejaman dunia .

Mereka menyemangati satu sama lain agar kuat bertahan dan melewati ombak besar ke ombak yang lebih besar lagi agar sampai di tepi pantai 



Apakah akan tumbuh cinta di antara keduanya?
All Rights Reserved
Sign up to add Aku , Kamu dan kisah kita to your library and receive updates
or
#156kisahkita
Content Guidelines
You may also like
Tokoh Utama by MailaIsnaFadhea
21 parts Complete
" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.
KITA DAN SEMESTA  by sierrasien
9 parts Complete
Ketika Tuhan mempertemukan dua insan secara tiba-tiba, Apakah mereka akan bersama selamanya? atau Tuhan hanya mempertemukan dan menyatukan mereka untuk sementara? dan membuat kebahagiaan itu hanya sesaat. Harapanku zefanya kepada semesta ialah mempertemukan ku kepada lelaki yang bisa ku ajak bahagia selamanya, apakah Tuhan bisa mengabulkan harapan ku yang sederhana ini? Kisah sederhana tentang zefanya dan daffin yang bertemu diawal masuk sekolah kelas x Dua anak yang lugu dan masih sama-sama egois itu berani untuk menyatakan cinta mereka masing-masing nantinya, apakah akan bertahan lama? Masalalu kelam daffin dan trauma berat milik zefanya bisa kah membuat mereka bertahan lama? Ketika takdir tidak bisa ditebak dan Tuhan selalu membolak balik kan perasaan manusia dan dibikin bimbang bagaimana kedepannya nanti. "𝙔𝙤𝙪 𝙖𝙧𝙚 𝙩𝙝𝙚 𝙛𝙞𝙧𝙨𝙩 𝙜𝙞𝙧𝙡𝙛𝙧𝙞𝙚𝙣𝙙 𝙬𝙝𝙤 𝙘𝙖𝙣 𝙘𝙝𝙖𝙣𝙜𝙚 𝙢𝙚 𝙛𝙤𝙧 𝙩𝙝𝙚 𝙗𝙚𝙩𝙩𝙚𝙧 𝙯𝙚𝙛" "𝙄 𝙡𝙤𝙫𝙚 𝙮𝙤𝙪 𝙞𝙣 𝙚𝙫𝙚𝙧𝙮 𝙪𝙣𝙞𝙫𝙚𝙧𝙨𝙚 𝙙𝙖𝙛." "𝙆𝙖𝙡𝙤 𝙡𝙤 𝙣𝙜𝙚𝙡𝙞𝙖𝙩 𝙜𝙪𝙚 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙬𝙖 𝙡𝙚𝙥𝙖𝙨 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙇𝙤 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞, 𝙞𝙣𝙜𝙖𝙩. 𝙂𝙪𝙚 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙨𝙪𝙨𝙖𝙝 𝙥𝙖𝙮𝙖𝙝 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙣𝙜𝙚𝙡𝙪𝙥𝙖𝙞𝙣 𝙡𝙤 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙧𝙪" "𝙈𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙖𝙪 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙜𝙪𝙚 𝙨𝙪𝙠𝙖" "𝙂𝙪𝙚 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙤 𝙯𝙚𝙛, 𝙡𝙤 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙚 𝙜𝙖𝙠?" "𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙤𝙣𝙜 𝙝𝙖𝙝𝙖"
You may also like
Slide 1 of 9
Tokoh Utama cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Another Side cover
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan cover
Berakhir Ikhlas [vakum] cover
Arsyilazka cover
KITA DAN SEMESTA  cover
dimana janji tersebut cover
Fall And Love cover

Tokoh Utama

21 parts Complete

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.