ADIEU, AEON!

ADIEU, AEON!

  • WpView
    Reads 318
  • WpVote
    Votes 165
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 25, 2023
Arasy telah membangkitkan roh penunggu kipas angin! Di masa menganggurnya, Arasy memilih menumpang hidup ke rumah Aki dan Emak yang sudah enam tahun tak dikunjunginya. Aki adalah petani masyhur yang gemar memperbaiki barang elektronik milik warga desa. Aki biasa melakukan itu di bengkel belakang rumah. Saat melihat-lihat, Arasy menemukan kipas angin milik kawan lamanya. Dia bermaksud mengembalikannya sambil bersilaturahmi. Sayangnya, kawannya telah lama meninggal. Kipas angin itu ia taruh di kamar. Suatu malam, Arasy iseng menyalakan kipas angin itu. Tiba-tiba bulu kuduknya berdiri. Di hadapannya muncul makhluk kecil berkulit biru dan pucat. Makhluk itu berkata, "Hei, kau Arasy? Masih hidup rupanya!" Eh, bukankah itu Aeon, kawannya yang telah lama meninggal?! --------- Cerita ini dibuat untuk mengikuti event dari RAWS Community --------- 19-2-23
All Rights Reserved
#3
blinddatewithrawscommunity
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lotus ⚠️ End
  • Teman Lama (Empat)
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • Sampai Nanti
  • Antara Dua Alam (TAMAT)
  • SWI AGENCY (END)
  • Rains In Heaven (Huang Renjun)
  • RAESHA (Revisi)

"Nghhh, t-tuan apa yang anda lakukan" Remasan sensual ia rasakan di bongkahan pantat sexy miliknya. "Rosa, maafkan aku. Sepertinya aku tak bisa lagi menahan keinginan binatangku" Seraknya. Dimas tak mengerti, ia masih sangat yakin betapa dirinya mencintai sang istri. Namun di hadapkan oleh Rosa, perlahan-lahan pikirannya menjadi tidak waras. Satu hal yang ia ketahui, ini semua adalah salah. Namun bagaimanapun ia menyangkal, pada akhirnya Dimas benar-benar tak mampu menahan keinginannya lagi. **** "Benar, seperti inilah yang aku inginkan. Perlahan-lahan aku akan menghancurkan kehidupan kalian semua" lirih Rosa. Bulir-bulir air mata mengalir di mata indah tersebut ketika bayangan masa lalu kembali menghantam pikirannya. Karya original, di larang Plagiat!! Kisah ini hanya fiktif belaka!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines