MAHARANI
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 15, 2023
Rumah.... What kind of house do you want ? Rumah sebagai tempat berpulang di kala peliknya hiruk pikuk dunia luar. Tempat ternyaman, sehingga kamu bisa mengekspresikan dirimu secara bebas. Tapi apa yang terjadi bila rumah bahkan membuatmu enggan kembali ? Maharani, sosok perempuan mandiri yang selalu bekerja keras mewujudkan impiannya sebagai independent women. Di tengah gemerlap dunia, ia seakan hidup dalam dunia-nya sendiri. Ada satu hal yang selalu ia dambakan. Rumah.... Tempat ternyaman yang akan membuatnya rindu untuk pulang, sebuah dekapan hangat yang akan mampu membuatnya merasa semua baik-baik saja.
All Rights Reserved
#47
innerchild
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jalan Pulang
  • My beloved, My home
  • Breathe
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Memories in Moon
  • Far From Home [TERBIT]
  • You Are Home || Enhypen
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • Badai, Kapan Berlalu?

Ini hanya pusara bebas biaya, menjadi tempat beristirahat sederhana dari semesta bagi yang berpulang ke pangkuan-Nya namun tak memiliki banyak dana. *** Kisah ini dimulai dengan mati, pun akan berakhir dengan sepi. Ini kisah pencarian jati diri dari seorang gadis yang sering antipati pada adat di tanah lahirnya yang seindah surgawi. Lewat nostalgia kisah mama serta bimbingan dari tanta ia pun terus mencari. Dalam pencariannya, akan ia hadapi badai ujian yang coba mengoyak tujuan hidupnya, pun akan ia dapati kenyataan pahit dari masa lalunya-kenyataan yang bahkan menyebabkannya pergi dari dirinya sendiri, dari kesadarannya selama ini. Tiga wanita dalam kisah ini akan membawamu mencari jalan untuk pulang. Tak sekedar pulang tuk cari tempat rebah, namun pulang pada hati yang menanti cinta, pulang ke pelukan mama bapa, kembali ke rengkuhan tanah air beta, hingga berakhir di surga punya Sang Pemilik Nyawa. *** "Suda, Mama. Lekas kitong pulang pi bale ruma," ajakku. Sampul: @Lilyht.author

More details
WpActionLinkContent Guidelines