Story cover for Surreptitious by lztxyy_
Surreptitious
  • WpView
    LECTURAS 2,365
  • WpVote
    Votos 1,792
  • WpPart
    Partes 22
  • WpView
    LECTURAS 2,365
  • WpVote
    Votos 1,792
  • WpPart
    Partes 22
Continúa, Has publicado feb 11, 2023
❝Kita bakal bantu, jadi jangan sedih lagi ya, Vai?❞

Tangisnya menggebu hebat tapi dia sok kuat. Malam senyap dia terjaga dengan jutaan tanya di kepala. 

Dia iri melihat kesempurnaan. Dia ingin keharmonisan. Dia juga berkhayal mendapat kebahagiaan. 

Dia hidup dengan jiwa raga yang penuh tanda tanya.Teka-teki menikam tanpa ada kejelasan nyata. Hingga akhirnya, temu antara dia dan lima penyelamatnya tiba. 

Mereka bersatu membantu. 
Namun... apakah jawabannya temu? 
Atau... mungkin selamanya, hanya semesta yang tahu? 

SURREPTITIOUS = RAHASIA

•••

Selamat mengembara dan menerka-nerka jawaban bersama para tokoh! Hingga temu atau mungkin berakhir... abu? 

Bumbu-bumbu percintrongannya masih ada kok tipis-tipis. 
-------

[Sebagian part di privat, follow dulu sebelum baca]

Plagiat harus siap dimintai pertanggungjawaban sama Tuhan di akhirat nanti. 

Ingat, berlaku hukum Tuhan! 

Start : 12-02-2023
End   : ?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Surreptitious a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#80sadgirl
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Effort 2 [ Completed ] de deynaraa
16 partes Concluida
Lanjutan Effort! Dan sisanya pindah ke karyakarsa Wajib baca yang sebelumnya. Tapi kalau mau langsung baca terpisah, boleh. Hati - hati pusing saat baca cerita ini. Tolong ambil baiknya, dan buang buruknya. Jika tidak ada baiknya, cukup jadikan hiburan saja. Jangan lupa follow akun ku, ya. Permasalahan yang mereka pikir sudah selesai, pada kenyataannya belum sepenuhnya selesai. Kini perlahan pasti, permasalahan yang baru, mulai menghampiri dan kemungkinan memiliki sangkut paut dengan permasalahan yang sebelumnya. Akan ada fakta-fakta lainnya yang akan mengejutkan untuk mereka. Tak hanya permasalahan keluarga saja, melainkan masalah percintaan mereka yang tidak berjalan dengan mulus. Adanya beberapa konflik yang menghampiri. ----- "Sayang, aku ada salah? Aku minta maaf, ya." ucap Bagas lembut melihat ke arah Claire "Kamu ngapain sama Tasya? Mana pakai acara pegangan tangan segala." cemburunya, "ada hubungan apa?" tanya melihat ke arah Bagas Deg Claire lihat*batinnya. "Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, sayang." ucap Bagas serius, "kamu lihat? Kamu bolos pelajaran?" Claire diam tanpa minat menjawab pertanyaan dari Bagas. Lalu dirinya kembali menatap lurus ke arah depan. "Cla, aku jujur. Aku benaran gak ada hubungan apa-apa sama dia." "Ada pun gue juga gak perduli." ucapnya dingin tanpa melihat Bagas. "Kita cuma pacaran, belum tentu juga bakal lanjut ke hubungan serius." lanjutnya dengan perasaan sesak "Claire...." lirih Bagas melirik kearah Claire dengan perasaan sesaknya. "Gue gak suka di duain, terlebih sama musuh gue sendiri." ucap Claire dingin namun dengan perasaan sesaknya. ------ 18+ Cerita seru, menarik, penuh akan plottwist, alur gak ketebak dan badas. Start : 22 may 22 End : 22 okt 22
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Trust cover
Maaf, Aku Terlambat END✅ cover
Effort 2 [ Completed ] cover
30 Hari Menuju Kematian [✓] cover
Edelweiss cover
RAMA [END]✓ cover
NOISY SOUL [Ongoing] cover
CLOSER cover
BACK [TERBIT] cover
RAQUEENZA cover

Trust

54 partes Concluida

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.